Chelsea

Timo Werner Bicara Soal Inkonsistensi Chelsea Saat Lakoni Laga Kandang

Amanda Amelia
Timo Werner
Timo Werner / James Williamson - AMA/GettyImages
facebooktwitterreddit

Chelsea gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah dan harus mengakui keunggulan rival abadi, Arsenal dalam lanjutan pertandingan Liga Inggris yang berlangsung di Stamford Bridge, Kamis (21/4).

The Gunners membuka keunggulan melalui Eddie Nketiah di menit ke-13, namun Timo Werner berhasil menyamakan kedudukan empat menit berselang. Emile Smith-Rowe kembali membawa tim tamu unggul di menit ke-27, namun paruh pertama ditutup dengan skor 2-2 usai Cesar Azpilicueta mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-32.

Eddie Nketiah benar-benar jadi mimpi buruk lini belakang Chelsea, pemain asal Inggris itu kembali memaksa Edouard Mendy memungut bola dari gawangnya pada menit ke-57. Bukayo Saka menutup laga dengan skor 4-2 lewat penaltinya di menit ke-90+2.

Hal ini pun mengundang komentar dari Timo Werner, striker asal Jerman itu juga merasa heran mengapa Chelsea kerap menelan kekalahan saat berlaga di kandang sendiri.

"Sulit untuk menjelaskan mengapa Chelsea kerap menelan kekalahan di kandang, Kami menjalani sejumlah pertandingan yang sulit, yakni tiga laga tandang. Saya dan rekan-rekan setim sebenarnya memiliki perasaan yang baik saat berhadapan dengan tim yang menelan tiga kekalahan beruntun. Ini benar-benar sulit dijelaskan," ujar Werner dilansir laman resmi klub.

"Kami terlalu banyak kebobolan di tiga laga kandang terakhir, kini Chelsea harus segera bangkit. Kami akan kembali berlaga di kandang akhir pekan ini, tentu saya dan rekan-rekan ingin meraih kemenangan," tambah dia.

Sebagai tambahan, kekalahan Chelsea dari Arsenal mengukir rekor buruk bagi skuad asuhan Thomas Tuchel, ini jadi kekalahan ketiga secara beruntun saat mereka berlaga di kandang, sebelumnya The Blues takluk dari Brentford dan Real Madrid.

Chelsea akan berusaha untuk kembali meraih poin penuh kala mereka berhadapan dengan West Ham United di pekan ke-34 Liga Inggris, Minggu (234/4).

facebooktwitterreddit