Real Madrid

Thibaut Courtois Kritik Jadwal Padat dalam Sepakbola

Dananjaya WP
Thibaut Courtois
Thibaut Courtois / John Berry/GettyImages
facebooktwitterreddit

Jadwal padat yang dijalani pemain-pemain sepakbola di seluruh dunia sudah sering mendapat sorotan. Beban yang dirasakan oleh berbagai pemain disebut meningkatkan risiko cedera, dan dapat membuat seorang pemain mengakhiri karier mereka lebih cepat dari rencana.

Permasalahan ini sudah mendapat kritik dari berbagai pihak, mulai dari pemain sepakbola secara individu hingga asosiasi pemain profesional melalui FIFPro. Kritik terhadap jadwal padat yang dijalani pemain-pemain sepakbola semakin disorot jelang Piala Dunia 2022 di Qatar.

Kompetisi yang diadakan jelang akhir 2022, berbeda dengan jadwal normal, membuat jadwal kompetisi di seluruh dunia harus dipadatkan. Kali ini, penjaga gawang Real Madrid dan Timnas Belgia, Thibaut Courtois, ikut menyampaikan kritik mengenai jadwal padat yang harus dijalani pemain-pemain sepakbola.

“Perebutan juara ketiga UEFA Nations League ini berkaitan dengan uang dan kami harus jujur. Kami hanya bertanding karena bagi UEFA ini akan memberi pendapatan tambahan. Ini bisa dilihat dari perubahan susunan pemain yang diturunkan oleh kedua tim.”

“Apabila kami berada di final maka akan ada susunan pemain yang berbeda. Ini menjadi bukti bahwa kami semua menjalani terlalu banyak pertandingan,” ucap Courtois dikutip dari Sky Sports.

Permasalahan ini membuat rencana FIFA mengadakan Piala Dunia setiap dua tahun mendapat penolakan dari banyak pihak. Tetapi rencana tersebut sudah mendapat dukungan dari asosiasi sepakbola di wilayah Afrika dan Asia. Sementara perlawanan datang dari wilayah Eropa dan Amerika Selatan.

facebooktwitterreddit