Berita Sepakbola

Teresa Enke Soroti Perkembangan Terkait Pemahaman Kesehatan Mental di Sepakbola

Dananjaya WP
Teresa Enke
Teresa Enke / Alexander Scheuber/Getty Images
facebooktwitterreddit

Istri dari mantan penjaga gawang Timnas Jerman, Robert Enke, mengatakan bahwa perkembangan pehamahan mengenai Kesehatan mental dalam sepakbola dalam satu dekade terakhir cukup signifikan.

Enke bunuh diri pada 2009, setelah melalui beberapa periode pengobatan terkait depresi. Sepanjang kariernya, ia pernah bermain dengan Benfica, Barcelona, dan Hannover 96, sekaligus mencatatkan sembilan penampilan di tingkat senior dengan Timnas Jerman.

Satu tahun setelah kematiannya, Teresa Enke mendirikan Yayasan Robert Enke yang ingin meningkatkan pemahaman mengenai depresi, terutama dalam sepakbola elit. Mengingat kembali perubahan dalam sebelas tahun terakhir dalam wawancara dengan FIFA, ia mengatakan perubahan positif berhasil dilakukan.

“Ada bukti jelas yang menyatakan bahwa seluruh upaya yang dilakukan mampu mencapai tujuan yang diharapkan sejak apa yang terjadi pada 2009. Kesadaran mengenai penyakit ini sudah ada. Tim sekarang meliputi psikolog dan psikiater, serta pelatihan psikologis yang diberikan kepada atlet muda di olahraga kompetitif,” ucap Teresa Enke.

Teresa Enke merasa pencapaian itu sebagai sesuatu yang luar biasa, dan menganggap Robert dapat merasa bangga dengan perkembangan yang terjadi secara keseluruhan hingga kini. Teresa menyatakan kesadaran untuk membicarakan kesehatan mental dan kesulitan yang berkaitan dengannya.

Teresa Enke juga menyoroti pandemi COVID-19, dengan satu-satunya dampak positif dari bencana yang membuat semakin banyak orang yang menyadari hal yang berkaitan dengan kesehatan mental.

FIFA telah meluncurkan program #ReachOut, program yang dibuat untuk meningkatkan pemahaman mengenai gejala permasalahan kesehatan mental, mendorong orang-orang untuk meminta bantuan ketika membutuhkannya, dan melakukan tindakan untuk meningkatkan kesehatan mental. Dengan dukungan pemain sepakbola di masa lalu hingga kini, FIFA menegaskan pentingnya pemahaman mengenai kesehatan mental.

facebooktwitterreddit