Sebagian Pemain Liga Primer Inggris Diklaim Tidak Ingin Jalani Laga Tanpa Penonton

Harry Winks
RB Leipzig v Tottenham Hotspur - UEFA Champions League Round of 16: Second Leg | DeFodi Images/Getty Images

Pandemi Covid-19 terus memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan di seluruh dunia. Sepakbola menjadi salah satu sektor industri yang terus mendapatkan sorotan terkait langkah yang akan diambil. Berbagai kompetisi harus ditunda atau bahkan terpaksa dihentikan akibat penyebaran virus ini. Prancis, Belgia, Belanda, dan Skotlandia menjadi empat negara yang sudah menghentikan kompetisi musim 2019/20.

Liga Primer Inggris menjadi salah satu kompetisi yang masih memiliki niat untuk menyelesaikan sisa kompetisi musim 2019/20. Saat ini masih belum terdapat kesepakatan mengenai rencana yang akan diterapkan untuk memulai sesi latihan klub dan jadwal kelanjutan sisa kompetisi. Walau demikian setiap pertandingan yang akan dijalani akan berlangsung tanpa penonton untuk mengurangi risiko penyebaran.

Harry Winks
Tottenham Hotspur v Norwich City - FA Cup Fifth Round | Sebastian Frej/MB Media/Getty Images

Walau demikian, gelandang Tottenham Hotspur, Harry Winks, mengatakan bahwa sebagian besar pemain Liga Primer Inggris tidak ingin tampil dalam laga tanpa penonton. Winks mengatakan bahwa menjalani pertandingan tanpa penonton mengurangi esensi dari alasan mengapa mereka menjalani pertandingan sepakbola, dan akan membuat laga tidak memiliki suasana yang ideal.

“Tentu menjalani pertandingan tanpa penonton adalah kemungkinan yang dapat terjadi. Hal ini mungkin menjadi sesuatu yang tidak ingin dilakukan oleh sebagian pemain Liga Primer Inggris. Menjalani pertandingan tanpa penonton akan menghasilkan suasana yang aneh. Pertandingan dengan penonton adalah bagian penting dari sepakbola, itu menjadi salah satu alasan utama mengapa seorang pemain bertanding,” ujar Harry Winks dikutip dari Goal.

Meskipun saat ini terdapat kesepakatan untuk menjalani sisa kompetisi musim 2019/20 tanpa penonton, rencana untuk menjalani pertandingan di stadion netral belum mendapatkan kesepakatan dari seluruh tim. Rencana tersebut mendapatkan penolakan dari klub-klub yang berada di papan bawah dan sedang berjuang untuk menghindari degradasi.