Liverpool

Salahkan Suporter Soal Kepergiannya dari Liverpool, Carragher Kritik Georginio Wijnaldum

Amanda Amelia
Georginio Wijnaldum
Georginio Wijnaldum / Soccrates Images/Getty Images
facebooktwitterreddit

Spekulasi terkait masa depan Georginio Wijnaldum menjadi salah satu hal yang cukup menyita perhatian di musim panas 2021, tak berkembangnya pembahasan kontrak baru membuat pemain asal Belanda itu memilih hengkang dari Liverpool.

Wijnaldum kemudian mengadu nasibnya dengan Paris Saint-Germain dan didatangkan dengan status bebas transfer. Pemain berposisi gelandang itu menandatangani kontrak hingga tahun 2024.

Usai resmi bergabung dengan PSG, sebuah pernyataan mengejutkan disa menurutnya perilaku buruk dan pesan-pesan kasar yang dia terima di media sosial dari para suporter The Reds juga mempengaruhi keputusan untuk hengkang dari Anfield.

Pernyataan Wijnaldum langsung membuat salah satu legenda klub, Jamie Carragher geram, pria asal Inggris itu merasa kecewa sekaligus mengecam hal yang sudah disampaikan sang pemain.

"Saya menyukai Gini (Georginio Wijnaldum), tetapi apa yang sudah dia sampaikan benar-benar keliru. Media sosial layaknya sirkus dan setiap klub pasti memiliki badut," ujar Carragher seperti dilansir Daily Mail.

"Matikan notifikasi Anda. Jika hal tersebut dirasa sangat mengganggu, hapus saja aplikasinya! Wijnaldum menginginkan banyak uang sementara klub menolak. Itulah sepakbola," tambahnya.

Sebagai tambahan informasi, tak berkembangnya pembicaraan kontrak baru Wijnaldum dengan Liverpool memang disebabkan oleh The Reds yang menolak permintaan kenaikan gaji yang diminta sang pemain.

Kini setelah bergabung dengan PSG, Wijnaldum dikabarkan bakal mendapatkan gaji sebesar 10 juta euro per musim, meningkat drastis dari gaji yang didapat saat masih membela Liverpool, yakni 4,6 juta pound atau sekitar 5,3 juta euro per tahun.

facebooktwitterreddit