PSG

Presiden PSG Terlibat Langsung dalam Negosiasi Kontrak Kylian Mbappe

Dananjaya WP
Kylian Mbappe
Kylian Mbappe / John Berry/Getty Images
facebooktwitterreddit

Kontrak Kylian Mbappe dengan PSG akan berakhir pada 2022. Manajemen klub Prancis tersebut masih berusaha untuk melanjutkan proses negosiasi. Neymar sudah terlebih dahulu memperpanjang kontraknya di Parc des Princes. Kini perpanjangan kontrak bagi Mbappe menjadi prioritas bagi Les Parisien.

L’Equipe mengabarkan Direksi PSG merasa frustrasi dengan proses negosiasi yang berlangsung. Leonardo sebagai Direktur Olahraga dianggap tidak menunjukkan kinerja yang memuaskan. Keadaan ini membuat Nasser Al-Khelaifi selaku Presiden memutuskan untuk mengambil alih proses negosiasi.

Leonardo sejauh ini tidak dapat memberi kesan positif kepada Mbappe. Informasi yang diberikan lebih berkaitan dengan peningkatan gaji, ketimbang rencana untuk meningkatkan kualitas tim. Sementara Mbappe tidak memiliki ketertarikan yang tinggi terkait peningkatan gaji, dan lebih ingin diyakinkan dengan kualitas tim yang dapat memenuhi ambisi klub.

Keberadaan perantara yang berkaitan dengan berbagai pihak juga membuat proses negosiasi menjadi semakin rumit. Al-Khelaifi merasa kondisi ini membuatya harus turun tangan. Sang Presiden dan Mbappe memiliki hubungan yang baik, begitu pula dengan keluarga pemain yang bersangkutan.

Meskipun dikaitkan dengan Liverpool dengan Real Madrid, kedua klub tersebut tidak memiliki dana yang memadai saat ini. The Reds dan Los Blancos masih berusaha keluar dari kerugian besar yang dirasakan dalam satu tahun terakhir akibat COVID-19. Mereka berharap proses negosiasi tidak mencapai titik positif agar dapat merekrut Mbappe secara gratis pada 2022.

Sementara Al-Khelaifi ingin Mbappe memperpanjang kontraknya, berapapun durasinya. Pengusaha Qatar tersebut tidak ingin Mbappe hengkang jelang Piala Dunia 2022 yang diadakan di negaranya.

facebooktwitterreddit