Presiden FIGC Pesimistis Serie A Dapat Jalani Laga dengan Penonton Pada September

logo of the Serie A
Serie A | Silvia Lore/Getty Images

Pandemi Covid-19 terus memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan di seluruh dunia. Sepakbola menjadi salah satu sektor industri besar yang terus mendapatkan sorotan terkait langkah yang akan diambil sebagai respon terhadap pandemi tersebut. Terdapat beberapa kompetisi di Eropa (dan dunia) yang terpaksa dihentikan, sementara yang dapat berlangsung hingga akhir ditunda selama kurang lebih tiga bulan.

Serie A menjadi salah satu kompetisi besar di Eropa yang berhasil menyelesaikan sisa kompetisi musim 2019/20. Meskipun Italia termasuk dalam salah satu negara yang merasakan dampak besar akibat pandemi Covid-19, pada akhirnya kompetisi divisi teratas dan kedua (Serie B) di Italia dapat menyelesaikan sisa pertandingan musim 2019/20.

Kondisi di Italia yang berlangsung pulih dengan adaptasi kebiasaan baru membuka kemungkinan untuk menjalani pertandingan dengan kehadiran penonton. Wacana tersebut sudah beberapa kali dibicarakan, dan memang menjadi hal yang penting mengingat seluruh klub di dunia memiliki ketergantungan yang signifikan dengan kehadiran penonton terkait pendapatan dari penjualan tiket.

Rencana untuk mengadakan pertandingan dengan penonton dalam kapasitas terbatas untuk musim 2020/21 sudah mulai dibicarakan. Walau demikian, Gabriele Gravina selaku Presiden FIGC (Asosiasi Sepakbola Italia) mengatakan bahwa kemungkinan untuk memenuhi keinginan tersebut sangat rendah saat ini.

"Kami terus berusaha untuk mengembangkan protokol mendasar yang dapat diterapkan. Kami tetap merasa sangat khawatir tetapi tetap memiliki komitmen untuk memberikan proposal yang kami buat kepada Pemerintah dan lembaga terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kami masih yakin bahwa pertandingan dapat berlangsung dengan penonton suatu saat nanti, tetap tidak pada awal musim," ungkap Gabriele Gravina dalam wawancara yang dikutip dari Football Italia.

Serie A akan menjalani kompetisi musim 2020/21 pada 19 September hingga 23 Mei (2021). Rencana untuk mengadakan pertandingan dengan penonton bergantung dengan kondisi kesehatan di Italia dan protokol yang dikembangkan.