Premier League

Presiden FIFA Minta Inggris Beri Pengecualian ke Pemain yang Kembali dari Jeda Internasional

Dananjaya WP
Gianni Infantino, Presiden FIFA
Gianni Infantino, Presiden FIFA / Alexander Hassenstein/Getty Images
facebooktwitterreddit

Rangkaian pertandingan internasional akan berlangsung pada awal hingga pertengahan September. Umumnya periode ini memberi kekhawatiran kepada klub terkait risiko pemain menderita cedera. Saat ini kekhawatiran utama yang dihadapi adalah risiko COVID-19, dan peraturan karantina yang ditetapkan berbagai negara.

Liga Inggris dan La Liga menjadi dua kompetisi besar di Eropa yang memiliki kesepakatan dengan klub untuk melarang pemain mereka tampil. Inggris mendapat sorotan tinggi karena adanya peraturan daftar merah bagi negara-negara dengan risiko penularan yang tinggi. Individu yang kembali dari negara-negara di dalam daftar tersebut harus menjalani karantina selama 10 hari.

Keadaan ini sudah sampai ke perhatian Presiden FIFA, Gianni Infantino. Infantino meminta adanya pengecualian bagi pemain-pemain sepakbola yang kembali alam rangkaian pertandingan internasional.

“Terkait peraturan karantina di Inggris, bagi pemain-pemain yang kembali dari negara daftar merah, saya sudah menyampaikan permintaan kepada Perdana Menteri Boris Johnson untuk memberi dukungan yang dibutuhkan. Ini diperlukan karena pemain tidak dapat kehilangan kesempatan mewakili negara mereka.”

“Saya memberi saran untuk menggunakan pendekatan yang serupa dengan tahap akhir Piala Eropa 2020 lalu. Kita sudah menunjukkan solidaritas dan kekompakan untuk menghadapi COVID-19. Sekarang saya meminta semua untuk memberi izin pemain mereka untuk tampil dalam laga internasional,” ucap Gianni Infantino dalam pernyataan yang dikutip dari The Athletic.

Permintaan Infantino, terutama kepada Pemerintah Inggris, juga memiliki unsur politis. Pemerintah Inggris memiliki keinginan untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2030. Selain Liga Inggris, larangan untuk melepas pemain untuk jeda internasional juga diterapkan EFL, pengelola kompetisi divisi kedua hingga keempat di negara tersebut.

facebooktwitterreddit