Indonesia

Posisi PSSI Terkait Isu Piala Dunia Diadakan Dua Tahun Sekali

Arief Hadi Purwono
Trofi Piala Dunia
Trofi Piala Dunia / Anadolu Agency/GettyImages
facebooktwitterreddit

Wacana soal penyelenggaraan Piala Dunia selama dua tahun sekali menuai pro dan kontra. Namun untuk PSSI, mereka mendukung jika memang waktu penyelenggaraan Piala Dunia diubah. Hal itu diutarakan pada pertemuan negara-negara yang tergabung di Federasi Sepakbola ASEAN (AFF).

Menruut Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, penerapan penyelenggaraan dua tahun sekali seharusnya bukan hanya untuk level timnas senior saja, tetapi juga untuk level usia lainnya. Usulan itu bukan hanya disetujui oleh Indonesia, tetapi seluruh negara AFF.

Selain itu, alasan para negara AFF setuju adalah karena semakin terbukanya kans negasa Asean menjadi tuan rumah Piala Dunia suatu saat nanti.

“Pada dasarnya PSSI setuju dengan adanya percepatan Piala Dunia yang akan diselenggarakan setiap dua tahun sekali, baik itu untuk kelompok umur, dan senior,” jelas Sekjen PSSI Yunus Nusi.

“Untuk diketahui, kami saat ini sedang mengadakan kompetisi. Kami juga sedang konsentrasi untuk mempersiapkan penyelenggaraan Piala Dunia U-23 tahun 2023. PSSI mengharapkan dukungan semua pihak agar Piala Dunia U-20 nanti dapat berjalan dengan baik,” terangnya.

“Kami menyarankan harus ada diskusi lebih mendalam antara AFF dan FIFA. Kemudian FIFA mengajukan proposal kepada tiap-tiap negara anggota agar bisa dikaji kembali dan dipertimbangkan oleh negara-negara tersebut,” lanjutnya.

facebooktwitterreddit