10 Pemain Spanyol Termahal Sepanjang Sejarah Sepakbola

Marc Cucurella
Marc Cucurella / Michael Regan/GettyImages
facebooktwitterreddit

Sebagai salah satu negara yang masuk ke dalam lima liga top Eropa, Spanyol tentu saja mempunyai banyak pemain lokal berkualitas. Hal itu, membuat banyaknya pemain yang dinilai tinggi dari segi transfernya.

Siapa saja mereka? Berikut adalah daftar sepuluh pemain Spanyol termahal dalam sepanjang sejarah sepakbola yang dilansir dari data transfermarkt.


10. Juan Mata (Manchester United)

Juan Mata
Juan Mata / Catherine Ivill/GettyImages

Pada Januari 2014 lalu, Juan Mata membuat keputusan mengejutkan dengan bergabung ke Manchester United, setelah dirinya frustrasi jarang diberi menit bermain reguler oleh Chelsea (era Jose Mourinho).

Saat itu, MU yang dilatih David Moyes harus mengeluarkan dana transfer sebesar 44,73 juta Euro untuk membawa Mata ke Old Trafford dan dirinya bertahan selama delapan musim di sana.


9. Gaizka Mendieta (Lazio)

Perugia v Lazio X
Gaizka Mendieta / Grazia Neri/GettyImages

Hengkangnya Pavel Nedved dan Juan Sebastian Veron dari Lazio di tahun 2001, pihak memutuskan memboyong bintang milik Valencia yaitu Gaizka Mendieta dengan mahar 48 juta Euro.

Nahasnya, Mendieta yang didatangkan dengan mahal oleh Le Aquile justru sulit beradaptasi dengan kompetisi Serie A, sehingga hanya memperkuat klub selama satu musim saja.


8. Ferran Torres (Barcelona)

Ferran Torres
Ferran Torres / Quality Sport Images/GettyImages

Datangnya Xavi Hernandez di kursi kepelatihan Barcelona pada paruh kedua musim 2021/22 lalu, menjadikan dirinya melakukan pergerakan serius untuk menguatkan komposisi skuadnya.

Blaugrana yang lini penyerangan masih nampak keropos, Blaugrana pun memutuskan untuk membawa Ferran Torres dari Manchester City yang harga transfernya senilai 55 juta Euro.

Setengah musim di Spotify Camp Nou, dirinya sudah tunjukkan impresi positif dengan mengoleksi enam gol dan enam assist dari 24 laga.


7. Fernando Torres (Chelsea)

Fernando Torres
Fernando Torres / Ian MacNicol/GettyImages

Tajam di Liverpool, Chelsea pun rela mengeluarkan dana transfer sampai 58,50 juta Euro pada Januari 2011 untuk datangkan Fernando Torres.

Mengejutkannya, performa Torres bersama The Blues justru terlihat mengalami kemunduran, setelah dia sulit memperlihatkan ketajamannya secara konsisten.

Sempat mendapatkan cibiran dari publik, Torres nampak sudah membayar kekecewaan supporter tim ibukota Inggris, mengingat punya peran penting saat membawa Chelsea raih Liga Champions 2012 saat mencetak gol kontra Barcelona di babak semifinal.


6. Diego Costa (Atletico Madrid)

FBL-ESP-LIGA-ATLETICO-RAYO
Diego Costa / GABRIEL BOUYS/GettyImages

Tak masuk rencana Antonio Conte di Chelsea, Diego Costa memutuskan kembali bergabung ke klub yang membesarkan namanya, Atletico Madrid pada musim 2017/18 lalu.

Atleti yang kala itu sedang terkena hukuman sanksi transfer, membuat Costa baru bisa didaftarkan pada Januari 2018 untuk menjalani periode keduanya di sana.

Walau demikian, Costa kurang bisa menunjukkan ketajamannya seperti dahulu kala, setelah pemain yang dihargai 60 juta Euro hanya mengoleksi 19 gol dari 81 pertandingan.


5. Rodri (Manchester City)

Rodri
Rodri / Visionhaus/GettyImages

Baru semusim membela Atletico Madrid, Rodri sudah 'dibajak' oleh Manchester City pada musim 2019/20 dengan mahar 62,70 juta Euro.

Keputusan Pep Guardiola untuk datangkan gelandang bertahan berusia 26 tahun ini, terbilang tepat lantaran dirinya terus meningkatkan kualitasnya dan terus membantu The Cityzens meraih gelar Liga Inggris secara dua musim beruntun (2020/21 dan 2021/22).


4. Aymeric Laporte (Manchester City)

Aymeric Laporte
Aymeric Laporte / Visionhaus/GettyImages

Ketika diboyong Manchester City di tahun 2018 dengan dana 65 juta Euro, Aymeric Laporte memang masih tercatat memiliki paspor, Prancis yang merupakan tanah kelahirannya.

Namun di tahun 2021 lalu, Laporte yang tak kunjung dipanggil oleh Les Bleus, akhirnya memutuskan untuk berpindah kewarganegaraan menjadi Spanyol untuk berlaga dalam kompetisi Piala Eropa 2020.

Bersama Man City, dirinya juga mulai terlihat kembali dapat kepercayaan bermain secara reguler oleh Pep Guardiola sejak musim 2021/22 lalu.


3. Marc Cucurella (Chelsea)

Marc Cucurella
Marc Cucurella / Chris Brunskill/Fantasista/GettyImages

Chelsea yang membutuhkan amunisi tambahan di sektor pertahanan, memutuskan untuk mengeluarkan dana besar saat datangkan bek kiri, Brighton & Hove Albion yaitu Marc Cucurella pada jendela transfer musim panas 2022 ini.

Datang dengan mahar 65,30 juta Euro, Cucurella pun kini punya tekanan besar untuk bisa memaksimalkan bakatnya selama satu musim penuh di Stamford Bridge.


2. Alvaro Morata (Chelsea)

Alvaro Morata
Alvaro Morata / Catherine Ivill/GettyImages

Kalah saing oleh Karim Benzema di Real Madrid, Alvaro Morata hijrah ke Chelsea dengan nilai transfer 66 juta Euro yang kala itu diplot sebagai suksesor, Diego Costa pada tahun 2017 lalu.

Awal kedatangan ke kota London, Morata sempat tunjukkan impresi yang baik usai bisa membantu meningkatkan ketajaman dari Chelsea. Namun, perlahan dirinya justru mengalami kemunduran performa.

Pada akhirnya, The Blues memutuskan untuk melepas Morata ke Atletico Madrid.


1. Kepa Arrizabalaga (Chelsea)

Kepa Arrizabalaga
Kepa Arrizabalaga / David Ramos/GettyImages

Ditinggal Thibaut Courtois secara mendadak di tahun 2018 ke Real Madrid, Chelsea seolah melakukan pembelian panik lantaran mengeluarkan dana transfer 80 juta Euro untuk menebus klausul rilisnya dari Athletic Bilbao.

Meski dikeluarkan dengan dana besar, Kepa justru sering tampil di luar ekspektasi, sehingga peran sebagai kiper utama tergeserkan oleh Edouard Mendy.