Chelsea

Nyaman di Milan, Fikayo Tomori Tak Miliki Rencana untuk Kembali ke Chelsea

Amanda Amelia
Fikayo Tomori
Fikayo Tomori / Marco Canoniero/Getty Images
facebooktwitterreddit

Sanksi embargo transfer sempat menjadi permasalahan utama yang dihadapi Chelsea di musim 2019/20, hal tersebut membuat pelatih saat itu, Frank Lampard memilih untuk memberikan banyak kesempatan bermain pada sejumlah pemain yang berasal dari akademi, sebut saja Mason Mount, Reece James, Tammy Abraham, dan Fikayo Tomori.

Di musim 2019/20, Tomori cukup sering diturunkan oleh Frank Lampard, pemain berposisi bek tengah tersebut sukses tampil dalam 22 pertandingan dengan koleksi dua gol.

Sayang, situasi berubah di musim 2020/21, secara tiba-tiba Tomori tak lagi menjadi pilihan utama dan lebih sering menempati bangku cadangan, bahkan tak jarang namanya juga dicoret dari skuad.

Minimnya kesempatan bermain membuat Tomori akhirnya memilih hengkang ke AC Milan dengan status pinjaman di bulan Januari 2021. Puas dengan performa sang pemain, Rossoneri akhirnya memberikan kontrak permanen dan mendatangkannya dengan harga yang diperkirakan mencapai 30 juta euro.

Karier Tomori di Italia juga berjalan dengan baik, dia menjadi sosok penting di lini belakang dan terus menjadi pilihan utama Stefano Pioli. Pemain asal Inggris tersebut mengakui bahwa diriinya merasa nyaman di Italia dan sama sekali tak berpikir untuk kembali ke Chelsea.

"Saya tidak tahu (apakah akan kembali ke Chelsea atau tidak). Saya mencintai Milan dan merasa bahagia di sini. Ya, Chelsea menjadi bagian besar dari hidup saya selama kurang lebih 15 tahun. Saya berhasil mewujudkan mimpi untuk bermain di Stamford Bridge, berkarier di Liga Inggris dan Liga Champions," ujar Tomori seperti dilansir Football Italia.

"Saat ini saya sangat bahagia di Milan. Kami kembali berlaga di Liga Champions dan semuanya terlihat positif. Semoga kami bisa memenangkannya, seperti Chelsea," tambah dia.

facebooktwitterreddit