Piala Dunia 2022

Mesir Ajukan Pengaduan Resmi Terkait Serangan yang Dilakukan Suporter Senegal

Mohamed Salah
Mohamed Salah / Getty Images/GettyImages
facebooktwitterreddit

Timnas Mesir gagal lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar setelah kalah adu penalti dari Senegal di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Afrika.

Pada leg pertama, Mesir menang 1-0 sementara di leg kedua, Senegal yang menang 1-0, Alhasil pertandingan harus dilanjutkan melalui adu penalti setelah selama 120 menit tidak tercipta gol tambahan. Pada babak penalti, Senegal jadi pemenangnya dengan skor 3-1.

Tapi ada kejadian mengejutkan selama babak adu penalti terjadi. Para pendukung tuan rumah kena serangan laser, tak terkecuali Mohamed Salah. Entah kebetulan atau tidak, Salah pun gagal lakukan tugasnya dengan baik.

Tidak hanya laser, bus timnas Mesir pun dilempari batu. Asosiasi Sepakbola Mesir pun mengeluarkan pengaduan resmi seperti yang dikutip dari akun media sosial mereka.

View this profile on Instagram

EFA (@efasocial) • Instagram photos and videos

"Asosiasi Sepakbola Mesir sudah mengajukan pengaduan resmi terhadap Senegal kepada pengamat pertandingan, pihak keamanan, Federasi Sepakbola Afrika (CAF), dan FIFA, sebelum pertandingan kedua negara dimulai."

“Mesir menjadi sasaran rasisme setelah munculnya spanduk ofensif di tribun yang ditujukan untuk para pemain, khususnya Mohamed Salah.

"Para pendukung Senegal juga meneror para pemain Mesir dengan melemparkan botol dan batu kepada para pemain selama pemanasan, mereka juga menyerang bus timnas mesir, yang menyebabkan pecahnya kaca bus dan beberapa orang terluka. Semua itu didokumentasikan dengan foto-foto dan video yang dilampirkan pada pengaduan."

Sampai berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari CAF dan FIFA apakah menerima pengaduan dari Mesir.

facebooktwitterreddit