Maguire Sebut Rashford Sebagai Pemain Paling Berbakat yang Pernah Bermain Dengannya

Marcus Rashford, Harry Maguire
Burnley FC v Manchester United - Premier League | Chris Brunskill/Fantasista/Getty Images

Harry Maguire menjadi salah satu pemain yang bergabung dengan Manchester United pada bursa transfer musim panas 2019. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu didatangkan dari Leicester City dengan nilai transfer yang dikabarkan mencapai 80 juta pound, yang membuatnya menjadi bek termahal di dunia. Maguire mendapatkan kontrak dengan durasi enam tahun yang dapat diperpanjang untuk satu tahun berikutnya.

Meskipun baru bergabung dengan Man United pada musim panas 2019, Maguire langsung menjadi bagian penting dari skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer tersebut. Maguire juga ditunjuk sebagai kapten Man United dan sejauh ini dianggap memberikan dampak positif bagi timnya. Maguire juga memberikan penilaian positif bagi rekan-rekan barunya.

Maguire menganggap penyerang utama Manchester United, Marcus Rashford, sebagai pemain paling berbakat yang pernah bermain dengannya. Maguire juga merasa yakin bahwa Rashford, yang saat ini berusia 22 tahun, memiliki potensi untuk menjadi kapten Setan Merah di masa depan.

“Saya selalu memiliki pendapat positif untuk Marcus Rashford ketika saya berada bersama dengannya di Timnas Inggris. Saya tidak dapat mengatakan pendapat yang lebih tinggi terkait Rashford. Saya rasa Rashford akan menjalani karier yang luar biasa. Saya rasa dalam sebuah tim, harus ada kapten yang dapat diandalkan tetapi tanggung jawab kepemimpinan juga harus disebarkan. Rashford adalah salah satu pemain yang dapat melakukannya. Performanya di dalam lapangan selalu membuat saya kagum, Rashford menjadi pemain paling berbakat yang pernah bermain dengan saya” ujar Harry Maguire dalam wawancara yang dikutip dari Goal.

Maguire juga merasa bahwa pemain seperti Marcus Rashford dan Paul Pogba, yang absen dalam cukup banyak pertandingan akibat menderita cedera, dapat kembali berlatih dengan lebih keras ketika Liga Primer Inggris menetapkan rencana pasti untuk melanjutkan sisa kompetisi musim 2019/20 karena akan menjadi periode yang penting bagi kedua pemain tersebut setelah absen dalam waktu yang cukup lama.