Premier League

Liga Inggris Tolak Rencana European Super League

Dananjaya WP
Ilustrasi logo Liga Inggris
Ilustrasi logo Liga Inggris / Naomi Baker/Getty Images
facebooktwitterreddit

Enam klub besar Liga Inggris terlibat dalam rencana pembuatan European Super League (ESL). Keenam klub tersebut terdiri dari Manchester United, Manchester City, Chelsea, Arsenal, Liverpool, dan Tottenham Hotspur. Rencana tersebut mendapat kecaman dan protes dari berbagai pihak.

Penolakan bahkan datang dari Boris Johnson, Perdana Menteri Inggris. Keir Starmer, pemimpin Partai Buruh (opisisi), juga menyatakan hal serupa. Penolakan ini juga datang dari berbagai klub Liga Inggris yang tidak mendapatkan undangan ke ESL.

Liga Inggris secara keseluruhan kini menyatakan penolakan terhadap rencana ESL. Pertemuan darurat diikuti oleh 14 klub peserta musim 2020/21, yang membentuk mayoritas untuk membuat keputusan.

Liga Inggris mengecam segala proposal yang merusak dinamisme dan semangat persaingan dalam piramida sepakbola domestik dan Eropa. Suporter di Inggris dapat memiliki mimpi tim mereka dapat mencapai tingkat tertinggi. European Super League akan merusak konsep ini,” ucap pernyataan Liga Inggris.

Keputusan di Liga Inggris selama ini harus dicapai oleh mayoritas (75%) dari peserta kompetisi. 15 dari 20 peserta harus mencapai kesepakatan. Namun dalam beberapa tahun terakhir enam klub terbesar di Liga Inggris disebut memiliki pengaruh yang sangat tinggi untuk mengambil keputusan.

Penolakan serupa juga sudah disampaikan oleh La Liga. Tiga klub terbesar di Spanyol (Barcelona, Atletico Madrid, dan Real Madrid) termasuk dalam 12 klub pendiri ESL yang mendapat kecaman dari berbagai pihak.

facebooktwitterreddit