Premier League

Klub Liga Inggris Sepakat Larang Pemain Pergi ke Negara Daftar Merah Terkait Karantina COVID-19

Dananjaya WP
Mohamed Salah
Mohamed Salah / Catherine Ivill/Getty Images
facebooktwitterreddit

Rangkaian pertandingan internasional akan kembali berlangsung pada awal hingga pertengahan September. Laga berlangsung walau terdapat sorotan tinggi terkait tingkat risiko penularan COVID-19 di berbagai negara. Liga Inggris menjadi salah satu kompetisi yang memantau perkembangan ini secara rutin.

Pemerintah Inggris juga secara rutin memantau dan memperbarui status sebuah negara, dengan status warna merah sebagai tanda bahwa sebuah negara memiliki risiko yang sangat tinggi. Seorang individu yang kembali dari negara yang masuk dalam daftar merah harus menjalani karantina selama sepuluh hari.

Dilansir dari The Athletic, klub-klub Liga Inggris sudah sepakat untuk melarang pemain-pemain mereka untuk bertanding di negara-negara yang masuk dalam daftar merah versi Pemerintah Inggris. Tindakan ini dilakukan mengingat pemain yang menjalani karantina tidak dapat menjalani sesi latihan untuk mengembalikan kebugaran mereka.

Berdasarkan catatan Liga Inggris, terdapat 60 pemain yang tidak mendapat izin untuk membela negara mereka akibat keputusan ini. Pemain-pemain tersebut akan pergi ke 29 negara yang masuk dalam daftar merah menurut Pemerintah Inggris.

Peraturan karantina ini juga berlaku bagi siapapun yang sudah mendapat dua dosis vaksin. Pemain yang kembali dari negara-negara tersebut berpeluang besar absen dalam satu hingga dua pertandingan yang dijalani setelah jeda internasional berakhir.

facebooktwitterreddit