Liga Champions

Klub yang Belum Keluar dari European Super League Dapat Dilarang Tampil di Liga Champions

Dananjaya WP
Ilustrasi logo UEFA
Ilustrasi logo UEFA / FABRICE COFFRINI/Getty Images
facebooktwitterreddit

UEFA (Asosiasi Sepakbola Eropa) masih berusaha menegaskan otoritas mereka terhadap klub-klub yang mendirikan European Super League (ESL). Sejauh ini, dari 12 klub yang menjadi pendiri, hanya empat klub yang masih belum menyatakan ketegasan mereka untuk keluar atau bahkan masih mendukung.

Chelsea, Manchester City, Manchester United, Liverpool, Arsenal, dan Tottenham Hotspur dari Liga Inggris sudah keluar. Inter dari Serie A dan Atletico Madrid dari La Liga mengikuti jejak keenam klub tersebut. Hanya Juventus, Real Madrid, Barcelona, dan AC Milan yang masih menyatakan dukungan terhadap rencana ini.

Menurut laporan dari ESPN, klub yang tidak menyatakan ketegasan untuk keluar dari ESL dapat memperoleh sanksi yang berat. Klub-klub tersebut dapat diberi sanksi larangan tampil dalam kompetisi Eropa (Liga Champions atau Liga Europa) hingga dua tahun.

UEFA disebut sudah dekat dengan kesepakatan dengan Chelsea, Man City, Man United, Tottenham Hotspur, Arsenal, Liverpool dan Atletico Madrid. Inter juga disebut dapat segera melakukannya.

Keempat klub yang masih memegang pandangan mereka merasa mereka memiliki kekuatan legal yang memadai. Mereka merasa bahwa tindakan mendirikan ESL tidak berarti mereka memberontak dari UEFA, melainkan hanya meminta izin untuk mendirikan kompetisi baru da ingin mendapat pengakuan.

Terdapat spekulasi bahwa apabila sembilan dari 12 pendiri ESL keluar, maka proyek itu akan batal secara otomatis. Hal ini membuat UEFA terus berusaha untuk meyakinkan klub yang belum keluar dari proyek tersebut.

facebooktwitterreddit