Tottenham Hotspur

Jose Mourinho Pertanyakan Keputusan Tottenham Hotspur Pecat Nuno Espirito Santo

Dananjaya WP
Wolverhampton Wanderers v Tottenham Hotspur - Premier League
Wolverhampton Wanderers v Tottenham Hotspur - Premier League / Pool/GettyImages
facebooktwitterreddit

Tottenham Hotspur menjadi klub papan atas Liga Inggris pertama yang melakukan pergantian manajer. Nuno Espirito Santo hanya mengisi posisi tersebut selama tiga bulan. Kekalahan kendang 0-3 dari Manchester United pada Sabtu (30/10) menjadi laga terakhir bagi manajer asal Portugal tersebut.

Antonio Conte datang sebagai pengganti, dengan kontrak hingga 2023, dengan opsi perpanjangan untuk satu tahun berikutnya. Aspek menarik dari kedatangan Conte adalah bahwa ia sudah diincar pada musim panas lalu. Namun manajer asal Italia itu menolak akibat tidak dapat mencapai kesepakatan terkait rencana transfer.

Keputusan Tottenham untuk memecat Nuno tidak hanya mendapat sorotan di Inggris. Mantan manajer mereka, Jose Mourinho, ikut menyampaikan komentar. Mourinho menyoroti keputusan tersebut, dengan mempertanyakan langkah yang diambil oleh klub London Utara itu.

“Nuno Espirito Santo menunjukkan kinerja yang luar biasa dengan Wolverhampton Wanderers, tidak hanya dalam satu tahun atau beberapa bulan, tetapi selama empat hingga lima tahun. Saya dapat mengatakan saat ini Tottenham memiliki pelatih dengan kualitas tinggi, tetapi sosok yang mengisi posisi itu sebelumnya juga dapat disebut memiliki kualitas yang memuaskan,” ucap Mourinho kepada Sky Italia.

Penunjukkan Nuno Espirito Santo sebagai manajer Tottenham sejak awal mengundang pertanyaan. Manajer asal Portugal itu dianggap berbeda dengan pandangan identitas yang dimiliki oleh manajemen klub. Spurs memiliki keinginan untuk memiliki tim dengan permainan atraktif.

Karakteristik itu tidak pernah ditunjukkan oleh Nuno, sepanjang karier kepelatihannya dengan Porto, Valencia, hingga Wolves.

facebooktwitterreddit