PSG

Javier Tebas Nilai Kepergian Lionel Messi Menyedihkan dan Menyisakan Rasa Trauma

Arief Hadi Purwono
Lionel Messi of Barcelona Press Conference
Lionel Messi of Barcelona Press Conference / Eric Alonso/Getty Images
facebooktwitterreddit

Setelah beberapa hari bungkam soal kepergian Lionel Messi dari Barcelona, Javier Tebas selaku Presiden La Liga akhirnya angkat bicara. Tebas menilai kepergiannya membuatnya kecewa dan menyisakan rasa trauma di liga.

Messi (34 tahun) pergi dari Barcelona yang sudah dibelanya sejak usia 13 tahun setelah kontraknya tak diperpanjang klub. Messi dan Barca ingin teken kontrak baru, tetapi itu gagal terwujud karena aturan La Liga. Messi pun bergabung dengan PSG.

Tebas kecewa La Pulga pergi setelah La Liga kehilangan bintang-bintang lainnya di masa lalu seperti Neymar, Cristiano Ronaldo, dan Sergio Ramos. Tetapi Tebas menegaskan La Liga tengah mempertahankan pamor mereka di Eropa.

"Tentu saja kami ingin memiliki pemain terbaik yang bermain di La Liga. Neymar telah pergi, Cristiano telah pergi dan sekarang Messi telah pergi," tutur Tebas dikutip dari Sport-English.

"Kepergiannya sedikit traumatis, karena semuanya tampak berjalan sesuai rencana selama sebulan tetapi kemudian semuanya gagal dalam satu sore. Sangat menyakitkan bahwa Messi telah pergi, tetapi kami telah bekerja keras untuk mempertahankan nilai hak-hak kami."

"Barcelona tidak kehilangan Messi karena ini. Saya mengatakannya karena alasan lain. Klub memiliki banyak hutang dan membuat kerugian besar musim lalu," tambahnya.

Selain itu Tebas juga menyindir manajemen Barcelona yang menolak bantuan dana dari CVC, yang bekerja sama dengan La Liga, untuk mengatasi masalah finansial klub-klub Spanyol di tengah pandemi virus corona.

"Barcelona seharusnya menerima 275 juta euro sebagai bagian dari kesepakatan ini, tetapi ada orang-orang yang sangat cerdas yang menjalankan klub, membuat keputusan, dan kecerdasan ini terbukti dari keputusan terbaru yang mereka buat," sindir Tebas.

facebooktwitterreddit