Tottenham Hotspur

Graham Potter Dinginkan Spekulasi Menjadi Manajer Tottenham Hotspur

Dananjaya WP
Graham Potter
Graham Potter / Mike Hewitt/Getty Images
facebooktwitterreddit

Tottenham Hotspur menjadi salah satu klub papan atas Liga Inggris yang akan mencari manajer baru. Keputusan untuk memecat Jose Mourinho menjadi salah satu momen mengejutkan pada musim ini. Ryan Mason, pelatih akademi berusia 29 tahun, mengisi posisi manajer hingga akhir musim 2020/21.

Saat ini tidak terdapat ekspektasi bagi Mason untuk mendapatkan posisi sebagai manajer secara permanen. Posisi ini menjadi pengalaman pertama bagi Mason sebagai manajer di tingkat senior. Tottenham beberapa kali disebut mencari manajer yang dapat menerapkan skema permainan agresif, berbeda dengan apa yang selama ini dilakukan oleh Mourinho.

Graham Potter, manajer Brighton & Hove Albion, disebut sebagai salah satu kandidat. Potter mendapat reputasi positif walau timnya berada di papan bawah Liga Inggris. Walau dikaitkan dengan posisi di klub yang lebih besar, Potter tidak memiliki keinginan untuk hengkang dari Brighton.

“Saya rasa ini menjadi salah satu tantangan dalam posisi ini, terutama dalam era modern. Adanya spekulasi, baik positif maupun negatif. Hanya beberapa bulan lalu saya harus menjawab pertanyaan apakah saya masih mendapat dukungan dari manajemen klub. Hal seperti ini tidak harus selalu dianggap serius,” ucap Graham Potter dalam konferensi pers yang dikutip dari Sky Sports.

Brighton di bawah asuhan Potter dikenal sebagai tim yang mampu bermain atraktif. Namun The Seagulls sering mendapat kesulitan mengonversi peluang. Lini depan dengan kualitas yang tidak sepadan dengan kreasi peluang dianggap sebagai penyebab utama dari kesulitan ini.

Skema permainan yang diterapkan oleh Potter dengan Brighton, dan di Ostersunds (Swedia) membuat sang manajer mendapat reputasi positif hingga kini.

facebooktwitterreddit