FC Barcelona

Gerard Pique Diklaim Pengaruhi Kegagalan Barcelona Beli Matthijs de Ligt

Dananjaya WP
Matthijs de Ligt diincar Barcelona pada 2019
Matthijs de Ligt diincar Barcelona pada 2019 / BSR Agency/GettyImages
facebooktwitterreddit

Matthijs de Ligt menjadi salah satu pemain muda yang mendapat sorotan tinggi pada bursa transfer musim panas 2019. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu menunjukkan potensi tinggi ketika bermain di Ajax pada 2016 hingga 2019. De Ligt masuk dalam incaran berbagai klub besar Eropa.

Pada akhirnya, pemain yang berasal dari Belanda itu bergabung dengan Juventus dengan nilai transfer 75 juta Euro. Juventus berhasil mendatangkan de Ligt walau sang pemain cukup sering dikaitkan dengan Barcelona. Hingga kini, klub yang bermarkas di Camp Nou itu masih dikaitkan dengan potensi merekrut de Ligt di masa depan.

Menurut laporan dari Sport, pertemuan dengan Gerard Pique menjadi salah satu faktor yang membuat de Ligt batal datang ke Barcelona. De Ligt merasa tidak dapat memperoleh jaminan waktu bermain di Camp Nou setelah bertemu dengan bek veteran Barca tersebut. Pertemuan itu diklaim terjadi pada jeda musim dingin 2019 (Desember-Januari).

De Ligt, sama seperti kontrak yang disepakatinya dengan Juventus, ingin mendapatkan jaminan waktu bermain. Tetapi saat itu posisi bek tengah Barca masih diisi oleh Pique dan Clement Lenglet, dengan Ernesto Valverde sebagai pelatih utama. Jaminan waktu bermain disebut tidak ada akibat keberadaan Pique di peran yang serupa dengan de Ligt.

Pada akhirnya, de Ligt lebih memilih untuk menerima tawaran dari Juventus. Tetapi kabar yang menyatakan adanya klausul bahwa de Ligt dapat pindah ke Barcelona dengan biaya 75 juta Euro dalam beberapa musim mendatang.

facebooktwitterreddit