Milan

Donnarumma Pergi Gratis ke PSG, AC Milan Bersalah

Arief Hadi Purwono
Gianluigi Donnarumma
Gianluigi Donnarumma / Claudio Villa/GettyImages
facebooktwitterreddit

Beberapa waktu lalu muncul pemberitaan kala fans Italia yang mendukung AC Milan menyiuli Gianluigi Donnarumma, eks kiper Milan kala ia membela Timnas Italia. Itu terjadi menyusul kepergiannya dari Rossoneri ke PSG (Paris Saint-Germain).

Donnarumma (22 tahun) dicap pengkhianat karena dianggap kacang lupa kulit kala pergi dari Milan, klub yang memercayainya dari akademi hingga tim utama. Kepergiannya dengan status free agent itu juga mengarahkan sorotan kepada Mino Raiola, agen Donnarumma.

Akan tapi menurut Presiden Agents' Union Beppe Galli, itu terjadi karena salah Milan yang tidak memberikannya kontrak baru, atau meyakinkannya teken kontrak baru kala kontraknya memasuki akhir.

"Orang-orang bertindak seolah-olah itu (kasus Donnarumma) adalah kesalahan agen, tetapi bukan itu masalahnya," tutur Beppe Galli kepada CN24.

“Misalnya, berapa banyak pemain yang meninggalkan Udinese sebagai agen bebas? Nol. Jika seseorang pergi, itu karena klub yang memutuskan untuk tidak memberikan kontrak baru.”

Galli mencontohkan kasus yang kini dialami PSG kepada pemainnya Kylian Mbappe. Kendati kontrak Mbappe berakhir di akhir musim ini dan Real Madrid terus mengejarnya, PSG bersikukuh tak mau bernegosiasi dengan Madrid.

Spain v France - UEFA Nations League
Kylian Mbappe / Anadolu Agency/GettyImages

“Ada pemain terkenal (Mbappe) yang menerima tawaran senilai 180 juta dan klub tidak mau menjualnya, sekarang dia bisa pergi sebagai free agent. Apakah itu kesalahan klub atau agen?" tambah Galli.

“Saat ini, hal terbaik yang harus dilakukan adalah memiliki kontrak yang panjang dan tidak meninggalkannya terlalu larut. Milan tidak menerima proposal Raiola untuk Donnarumma dan dia pergi, begitu juga dengan (Hakan) Calhanoglu. Itu bukan salah agennya."

“Orang-orang harus adil dan mengatakan hal-hal sebagaimana adanya," pungkas dia.

facebooktwitterreddit