Berita Sepakbola

COVID-19 Buat Lima Liga Top Eropa Alami Kerugian Besar

Dananjaya WP
The Official Nike Premier League Match Ball and Protective Mask
The Official Nike Premier League Match Ball and Protective Mask / Visionhaus/Getty Images
facebooktwitterreddit

Pandemi COVID-19 masih memberi dampak signifikan terhadap kehidupan di seluruh dunia. Meskipun beberapa negara maju sudah mulai berusaha kembali ke kondisi normal, kerugian dari segi finansial (dan aspek lainnya) masih memberi pengaruh. Sepakbola dan lima liga top Eropa tidak luput dari kerugian terkait pandemi ini.

Kompetisi lima liga top Eropa terdiri dari Liga Inggris, La Liga (Spanyol), Serie A (Italia), Bundesliga (Jerman), dan Ligue 1 (Prancis). Seluruh kompetisi tersebut harus menjalani pertandingan tanpa penonton jelang akhir musim 2019/20 dan sebagian besar musim 2020/21. Keharusan itu membuat seluruh klub peserta kehilangan pendapatan yang signifikan.

Dilansir dari Sky Sports, Deloitte selaku salah satu lembaga keuangan terbesar di dunia, menyatakan lima liga top Eropa mencatatkan kerugian akibat COVID-19. Kerugian ini berkaitan dengan penurunan aktivitas di pasar sepakbola sebesar 13%, yang bernilai 3,7 miliar Euro. Penurunan ini membuat pendapatan secara keseluruhan berkurang menjadi 25,2 miliar Euro.

Penurunan pendapatan terjadi meskipun laporan yang dipublikasikan baru meliputi musim 2019/20, awal periode COVID-19. Laporan keuangan musim 2020/21 secara keseluruhan masih belum dapat dipublikasikan. Ketika periode waktu yang ditetapkan sudah dicapai, laporan keuangan dari keseluruhan kompetisi Eropa diperkirakan akan mencatatkan kerugian dan penurunan pendapatan yang lebih besar.

Walau demikian, perwakilan Deloitte merasa kerugian ini dapat memberi dampak positif. Klub-klub besar memang sudah sering mendapat sorotan negatif terkait pengeluaran besar untuk membeli pemain-pemain bintang. COVID-19 dan kerugian yang disebabkannya dapat memberi dampak jangka panjang untuk mengubah pendekatan rekrutmen pemain.

Apabila dilakukan dengan tepat, maka kerugian ini dapat membuat klub-klub besar di Eropa lebih hemat terkait pengeluaran mereka dalam jangka panjang.

facebooktwitterreddit