Kai Havertz

Bawa Chelsea Juara Liga Champions, Kai Havertz Tak Peduli dengan Nilai Transfernya

Nadia Hutami
Kai Havertz
Kai Havertz / David Ramos/Getty Images
facebooktwitterreddit

Chelsea sukses kalahkan Manchester City di final Liga Champions 2020/21 dengan skor 1-0. Kai Havertz jadi penentu kemenangan The Blues berkat gol tunggalnya di menit 42.

Golnya itu seperti pembuktian Havertz ke publik karena selama ini dirinya dianggap tidak beradaptasi dengan baik di Chelsea kendati jadi pemain termahal Chelsea sepanjang sejarah. Lebih istimewanya lagi, golnya ke gawang Ederson merupakan gol pertamanya di Liga Champions.

Havertz pun dengan nyeleneh mengatakan dia tidak peduli dengan harga transfernya yang mahal.

"Jujur saja, saya tidak peduli. Saya baru saja memenangi trofi Liga Champions," ujarnya saat diwawancara oleh BT Sport.

"Saya tidak tahu harus berbicara apa, saya menunggu lama (untuk dapat trofi). Saya ingin ucapkan terima kasih ke keluarga besar saya, kedua orang tua saya, nenek saya, dan kekasih saya. Saya benar-benar tidak tahu harus ngomong apa. Saya menunggu 15 tahun untuk momen ini dan sekarang saya meraihnya."

Didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan harga 90 juta poundsterling, Havertz memang sempat kesulitan di musim-musim awal karena cedera dan juga dia pernah terinfeksi Covid-19, yang menyebabkannya absen cukup lama.

Nasib Havertz mulai membaik ketika Thomas Tuchel masuk gantikan Frank Lampard yang dipecat. Pemain yang identik dengan nomor punggung 29 ini mulai dipercaya kembali untuk jadi starter.

Bahkan Tuchel pun sempat beberapa kali memainkan sebagai false 9. Hasilnya pun cukup efektif. Havertz total mencetak sembilan gol dari 47 pertandingan di semua kompetisi musim ini, termasuk gol final UCL.

facebooktwitterreddit