Piala Eropa 2020

Southgate Ungkap Alasannya yang Lebih Memainkan Bukayo Saka Ketimbang Jadon Sancho

Oleh Kemas Trimukti
Mikkel Damsgaard, Bukayo Saka
Mikkel Damsgaard, Bukayo Saka / Justin Tallis - Pool/Getty Images
facebooktwitterreddit

Ketika Bukayo Saka baru dinyatakan sembuh dari cedera, Gareth Southgate secara mengejutkan untuk menurunkan pemain berusia 19 tahun itu sebagai starter di babak semifinal Piala Eropa 2020, antara Inggris kontra Denmark.

Tyrone Mings, Bukayo Saka, Conor Coady, Phil Foden, Jack Grealish
Tyrone Mings, Bukayo Saka, Conor Coady, Phil Foden, Jack Grealish / Catherine Ivill/Getty Images

Kendati The Three Lions berhak melaju ke final dengan mengalahkan Danish Dynamite 2-1, memainkan Saka dari menit awal tetap timbul banyak pertanyaan, mengingat Inggris mempunyai Jadon Sancho.

Sancho yang juga bisa menjalankan peran sebagai sayap kanan, dianggap lebih pantas dimainkan ketimbang Saka setelah dirinya menunjukkan performa yang baik di laga melawan Ukraina, mengingat bisa membuka ruang untuk mencetak gol.

Sempat banyak yang kecewa dengan keputusan Southgate, pelatih berusia 50 tahun akhirnya memberikan alasan mengapa lebih memilih untuk menurunkan Saka, karena keperluan taktik baginya dan merasa dirinya lebih bisa menyeimbangkan sektor penyerangan Inggris.

"Apa yang Bukayo (Saka) lakukan dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya, dia benar-benar menerima tantangan itu. Kami, juga senang dengan kinerja dari Jadon (Sancho) saat hadapi Ukraina," ujar Southgate dari Football London.

"Akan tetapi, saya lebih memainkan Saka di laga melawan Denmark, karena merasa dirinya bisa menjaga keseimbangan (sektor penyerangan) Inggris," tutupnya.

Kini, Inggris berkesempatan untuk menghentikan puasa gelarnya sejak tahun 1966 silam andai mampu mengalahkan timnas Italia di partai puncak pada hari Senin (12/7) dini hari WIB.

facebooktwitterreddit