Arsenal

Asisten Arsenal Bangga dengan Perkembangan Tim Walau Kalah dari Manchester City

Dananjaya WP
Arsenal v Manchester City - Premier League
Arsenal v Manchester City - Premier League / Julian Finney/GettyImages
facebooktwitterreddit

Arsenal mendapat kekalahan secara kontroversial dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris. Pertandingan kontra Manchester City di Emirates Stadium pada Sabtu (1/1) berakhir dengan kekalahan 1-2. Tuan rumah sempat unggul terlebih dahulu melalui Bukayo Saka, tetapi City membalikkan keadaan lewat Riyad Mahrez dan Rodri.

Kekalahan ini menghentikan rentetan kemenangan yang diraih The Gunners dalam empat pertandingan sebelumnya. Kontroversi penalti pada dua babak menjadi sorotan utama ketika laga berakhir. Insiden pada babak pertama yang seharusnya menguntungkan Arsenal tidak ditinjau VAR, sedangkan City mendapat keputusan menguntungkan pada babak berikutnya.

Meskipun mendapat kekalahan, Albert Stuivenberg, selaku asisten Mikel Arteta (absen akibat COVID-19), menyoroti sisi positif yang diperoleh timnya. Stuivenberg mengatakan kekecewaan yang dirasakan setelah pertandingan berakhir tidak menutupi perasaan bangga.

“Frustrasi dan merasa bangga diperoleh setelah pertandingan ini berakhir. Tentu dalam sepakbola meraih tiga poin adalah prioritas utama, dan kami pantas mendapatkannya. Kegagalan ini membuat kami kecewa. Kami bangga karena proses dari tim muda ini terlihat jelas.”

“Kami ingin melihat tim yang dapat berkembang, dapat bersaing dengan tim top seperti Manchester City, dan saya rasa kami berhasil melakukannya secara dominan. Kami pantas mencetak gol, begitu pula dengan penalti. Seharusnya kami mendapat lebih banyak gol pada babak pertama,” ucap Stuivenberg dalam wawancara pasca pertandingan.

Stuivenberg mengatakan kegagalan mengonversi peluang pada babak pertama menjadi salah satu alasan timnya pada akhirnya merasakan kegagalan pada babak berikutnya.

facebooktwitterreddit