Pandemi Covid-19 terus memberikan dampak yang signifikan terhadap aspek kehidupan di berbagai negara. Virus tersebut sudah masuk ke 210 negara dan membuat berbagai kegiatan terhambat yang memberikan pengaruh yang besar terhadap pendapatan yang diperoleh berbagai klub sepakbola di seluruh dunia akibat penundaan berbagai rangkaian kompetisi.


Penundaan berbagai rangkaian kompetisi dan risiko tinggi untuk menjalani kegiatan di luar rumah membuat sebagian besar klub sepakbola tidak dapat menjalani sesi latihan. Keadaan berbeda dirasakan oleh klub-klub Bundesliga di Jerman. Seluruh klub di negara tersebut sudah mulai menjalani sesi latihan meskipun dilakukan dengan tetap menjaga jarak, keadaan yang meningkatkan harapan terkait kelanjutan kompetisi di negara tersebut.


FBL-GER-BUNDESLIGA-BAYERN-MUNICH

Kicker mengabarkan bahwa DFL selaku Asosiasi Sepakbola Jerman sudah menetapkan 31 syarat yang harus dipenuhi klub-klub Bundesliga agar dapat memulai latihan secara normal, yang diperkirakan dapat kembali dilakukan pada Senin (27/4). Beberapa poin penting terdiri dari kewajiban untuk memberikan informasi terkait kondisi pemain dan staff, tidak mengadakan sesi latihan yang terbuka untuk publik, koordinasi dari staff klub khusus terkait Covid-19.


Selain itu juga terdapat kewajiban untuk memeriksa suhu badan sebelum memasuki fasilitas klub. Kegiatan pertemuan tim hanya dapat diadakan dalam ruangan besar agar dapat tetap menjaga jarak, pengurangan penggunaan ruang ganti untuk kegiatan yang dapat dilakukan di rumah masing-masing, staff khusus untuk pengujian Covid-19, laporan terkait pemain yang mendapatkan hasil tes positif (dengan tidak mempublikasikan nama pemain yang bersangkutan.


Pemain juga harus mencuci pakaian mereka masing-masing, dan staff klub yang berkaitan dengan peralatan para pemain harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).