Tak ada gading yang tak retak, tak ada yang sempurna di dunia ini. Begitu halnya dengan jejak rekam perekrutan pemain yang dilakukan pelatih-pelatih terbaik dunia saat ini. 


Begitu halnya dengan Jurgen Klopp yang sudah membangun kariernya dalam satu dekade terakhir dan mulai dikenal sejak membesut Borussia Dortmund di awal dekade 2010an. 


Meski kini sang juru taktik asal Jerman itu lebih banyak mendapatkan sorotan positif terkait perkembangan simultan Liverpool di bawah kepelatihannya yang diwarnai dengan banyak pembelian pemain, Klopp bukannya tak pernah salah pilih. 


Setidaknya daftar lima pembelian terburuk Jurgen Klop di bawah ini membuktikan bahwa tak semua pembelian dilakukan dengan perhitungan yang jeli atau pada akhirnya bisa memenuhi ekspektasi.


1. Loris Karius (Liverpool)

Loris Karius

Pembelian Loris Karius seharga 6,2 juta euro pada musim panas 2016/17 sebenarnya diproyeksikan untuk memberikan pelapis bagi kiper utama Liverpool saat itu, Simon Mignolet. Namun dengan perkembangan situasi, Karius pun mulai diandalkan untuk mengisi posisi nomor satu di bawah mistar. 


Dua blunder yang dilakukannya di final Liga Champions 2017/18 seolah menjadi akhir dari kariernya di Anfield. Laporan gegar otak ringan yang dialaminya pada laga tersebut tak membantu untuk memberinya pemakluman dengan Liverpool kemudian langsung meminjamkannya ke Besiktas beberapa pekan setelah final tersebut.


2. Kevin Kampl (Borussia Dortmund)

FBL-GER-BUNDESLIGA-DORTMUND-TEAM-PRESENTATION

Pemain ini didatangkan Jurgen Klopp dan Borussia Dortmund pada Januari 2015 dengan harga mencapai 12 juta euro untuk mengangkat performa tim Bundesliga tersebut yang sedang menurun drastis. 


Kevin Kampl sayangnya tidak memenuhi ekspektasi Klopp dan Dortmund hingga akhirnya dilepas enam bulan kemudian ke Bayer Leverkusen bersamaan dengan mundurnya sang pelatih dari kursi kepelatihan Dortmund.


3. Adrian Ramos (Borussia Dortmund)

FBL-GER-BUNDESLIGA-DORTMUND-TEAM-PRESENTATION

Musim terakhir Jurgen Klopp di Borussia Dortmund memang diwarnai sejumlah pembelian aneh yang tidak efektif. Salah satunya adalah striker Kolombia Adrian Ramos yang dibeli dari Hertha Berlin. 


Ramos menunjukkan potensi bagus di Hertha dengan mencetak 58 gol selama lima musim di Hertha, namun keputusan Dortmund untuk merekrutnya tidak berjalan sesuai rencana. Ramos yang dibeli pada 1 Januari 2014 dengan harga 9,7 juta euro hanya bertahan selama dua tahun sebelum dipinjamkan ke Granada pada Januari 2017 dan dilepas secara permanen ke Chonqing Lifan enam bulan kemudian.


Selama dua tahun di Dortmund Adrian Ramos hanya mencetak 19 gol dari 79 penampilan.


4. Dominic Solanke (Liverpool)

Dominic Solanke

Setelah berhasil mendapatkan Sepatu Emas dalam turnamen Piala Dunia U-20 bersama tim nasional Inggris, Klopp memutuskan untuk merekrut pemain didikan akademi Chelsea ini pada musim panas 2017 silam, yang bisa didapatkannya secara gratis karena habisnya masa kontrak sang pemain dengan The Blues. 


Tapi potensi Solanke tak berkembang di Anfield dan akhirnya dijual ke Bournemouth pada Januari 2019 dengan harga 19 juta pounds. 


Selama berseragam Liverpool, Solanke hanya bermain 27 kali, kebanyakan sebagai pemain pengganti, dan mencetak satu gol. Permainan pemain berusia 22 tahun ini di Bournemouth pun juga belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan.


5. Adrian (Liverpool)

FBL-EUR-C1-LIVERPOOL-ATLETICO

Satu lagi pembelian Klopp di Liverpool berakhir jauh dari harapan dan kembali dari posisi penjaga gawang. Ya, Karius bukan satu-satunya penjaga gawang gagal hasil kebijakan perekrutan Jurgen Klopp.


Dibeli pada musim panas 2019 lalu dari West Ham, Adrian diharapkan bisa menjadi pelapis yang sepadan untuk Alisson Becker. 


Sayangnya Adrian tak bisa menjawab tantangan tersebut dengan baik setelah dirinya menjadi aktor utama kegagalan Liverpool lolos ke babak perempat final Liga Champions musim ini dalam kekalahan 3-2 melawan Atletico Madrid di leg kedua 16 besar karena sejumlah blunder yang dilakukannya dalam pertandingan yang berlangsung 120 menit tersebut.