Milan mendapatkan sorotan tinggi ketika mendatangkan Zlatan Ibrahimovic pada bursa transfer musim dingin 2020 setelah ia meninggalkan LA Galaxy pada Desember 2019. Pemain yang berposisi sebagai penyerang itu bergabung dengan kontrak berdurasi enam bulan yang dapat diperpanjang untuk musim berikutnya.


Namun permasalahan di dalam manajemen Rossoneri dapat membuat Ibra hengkang pada akhir musim 2019/20. Berikut adalah alasan mengapa Milan patut berusaha mempertahankan pemain asal Swedia tersebut.


  • Pengaruh Positif Bagi Pemain Muda

FBL-ITA-SERIEA-AC MILAN-VERONA

Zlatan Ibrahimovic memang dikenal sebagai pemain yang memiliki keprbadian arogan, namun kehadirannya di dalam ruang ganti juga dapat memberikan pengaruh positif bagi pemain-pemain muda yang membutuhkan inspirasi untuk menunjukkan performa terbaik mereka. Karakteristik ini sudah ditunjukkan oleh Ibra sepanjang kariernya, terutama saat pertama kali membela Milan dan saat bermain untuk Paris Saint-Germain.


  • Meningkatkan Motivasi Skuat Senior Milan

Alessio Romagnoli

Milan sudah berada dalam kondisi yang sulit dalam beberapa musim terakhir, keadaan ini membuat para pemain senior mereka sulit untuk mempertahankan motivasi untuk menunjukkan performa terbaik mereka. Kehadiran Ibra sejak Januari sudah memberikan dampak positif bagi pemain-pemain senior Rossoneri, dan dampak positif tersebut dapat terus berlanjut apabila ia dipertahankannya.


  • Menjadi Fokus Utama dalam Skema Serangan

Zlatan Ibrahimovic,Bremer

Meskipun sudah berusia 38 tahun dan akan memasuki usia 39 tahun pada musim 2020/21, Zlatan Ibrahimovic masih memiliki kemampuan yang memadai untuk menjadi titik utama dalam skema serangan yang diterapkan oleh Milan. Mantan pemain Barcelona dan Inter itu mampu membuka ruang bagi rekan-rekannya dan dapat membantu meningkatkan produkvititas dari sisi sayap.


  • Mengurangi Beban Bagi Rafael Leao dan Ante Rebic

Rafael Leao

Milan saat ini juga memiliki Rafael Leao dan Ante Rebic sebagai opsi di lini depan. Kedua pemain itu juga dapat ditempatkan di posisi sayap. Keberadaan kedua pemain tersebut, ditambah dengan Ibrahimovic, memberikan opsi yang lebih bagi Stefano Pioli untuk membangun skema serangan ideal, yang tidak memiliki beban yang tinggi bagi Rafael Leao maupun Ante Rebic, dan berpotensi meningkatkan produktivitas mereka.


  • Katalis Bagi Upaya Klub untuk Bangkit

Zlatan Ibrahimovic

Milan menjadi salah satu klub besar Serie A yang sedang berusaha untuk bangkit. Klub yang bermarkas di San Siro itu tidak memiliki sosok yang dapat menjadi pemimpin untuk mencapai tujuan tersebut, kehadiran Ibra dapat membuat klubnya tidak perlu mencari pemain baru yang dapat menjadi pemimpin, paling tidak dalam jangka pendek.