Spekulasi mengenai masa depan Harry Kane dengan Tottenham Hotspur mendapatkan sorotan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Bukan untuk pertama kalinya, Kane dikabarkan dapat meninggalkan klub London Utara tersebut. Kali ini spekulasi yang ada diperkuat dengan pernyataan sang pemain yang tidak mempermasalahkan kemungkinan untuk hengkang.


Kane menyatakan bahwa ia dapat meninggalkan Spurs apabila merasa tim asuhan Jose Mourinho itu tidak menjalani perkembangan yang signifikan. Spurs masih mengalami kesulitan untuk masuk ke posisi empat besar Liga Primer Inggris, dan terancam tidak dapat mengikuti kompetisi Liga Champions pada musim 2020/21. Kondisi ini dapat meningkatkan kemungkinan bagi pemain-pemain kunci mereka untuk hengkang.


Harry Kane

Kemungkinan bagi Kane untuk hengkang membuat mantan pemain Spurs, Paul Robinson, memberikan peringatan kepada mantan klubnya. Robinson memberikan peringatan agar manajemen Spurs tidak mengulangi kesalahan yang mereka lakukan saat mendatangkan banyak pemain setelah melepas Gareth Bale ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2013.


“Sulit untuk mempertahankan pemain berkualitas tinggi seperti Harry Kane apabila ia ingin hengkang, sama seperti apa yang terjadi dengan Gareth Bale. Kesepakatan yang ada harus tepat. Sebelumnya Daniel Levy selaku CEO telah mencapai kesepakatan yang memberikan keuntungan tinggi bagi klub, hal yang sama juga harus dilakukan agar dapat melakukan investasi ulang untuk klub, dan itu juga harus dilakukan dengan tepat,” ujar Paul Robinson seperti dikutip dari Daily Mirror.


Setelah melepas Bale pada 2013, Spurs mengeluarkan dana sekitar 106 juta pound untuk mendatangkan Christian Eriksen, Paulinho, Etienne Capoue, Roberto Soldado, Nacer Chadli, Vlad Chiriches, dan Erik Lamela. *