Tahun 2010 menjadi tahun yang spesial bagi Inter Milan dan seluruh fansnya di dunia. Bagaimana tidak, Nerazzurri meraih treble winners pertama dalam sejarah klub di bawah asuhan Jose Mourinho dengan meraih Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.


Pada final Liga Champions Inter menang 2-0 atas Bayern Munchen arahan Louis van Gaal melalui dua gol yang dicetak Diego Milito. Berikut 90min.com menjabarkan susunan pemain Inter ketika melawan Bayern dalam taktik 4-2-1-3:


1. Julio Cesar - Kiper

Inter Milan's Brazilian goalkeeper Julio

Kiper sekaligus legenda terbaik Inter pada posisi penjaga gawang. Julio Cesar direkrut Inter dari Chievo Verona pada 2005 dan bermain di sana sampai 2012. Penjaga gawang asal Brasil pensiun bermain pada 2018 bersama Flamengo.


2. Cristian Chivu - Bek Kiri

Bayern Munich's Dutch striker Arjen Robb

Pemain serba bisa yang selalu dapat diandalkan Jose Mourinho di banyak posisi bertahan dari bek tengah, full-back, hingga gelandang bertahan. Di final dia bermain sebagai bek kiri. Cristian Chivu bermain di Inter pada medio 2007-2013 sebelum akhirnya pensiun pada 2013. Chivu kini menjadi pelatih Inter U-17.


3. Walter Samuel - Bek Tengah

Inter Milan's Argentinian defender Walte

Dari AS Roma, Real Madrid, Walter Samuel meraih kesuksesan besar di Inter melalui raihan lima Scudetto, tiga Coppa Italia, dan satu Liga Champions. Samuel bermain di Inter dari 2005-2014 dan pensiun pada 2016 dengan Basel. Kini dia tengah mengambil kursus kepelatihan.


4. Lucio - Bek Tengah

Lucio,Bastian Schweinsteiger,Holger Badstuber

Menjadi runner-up Liga Champions dengan Bayern Leverkusen, juara Bundesliga dengan Bayern Munchen, dan menyempurnakan kariernya selama tiga tahun membela Inter (2009-2012). Lucio membentuk benteng tangguh di lini belakang Inter bersama Samuel dan pensiun pada 2019 dengan Brasiliense.


5. Maicon - Bek Kanan

Maicon,Hamit Altintop

Brasil selalu memiliki full-back dengan naluri ofensif bagus seperti Cafu, Serginho, Marcelo, Roberto Carlos, dan Maicon salah satunya. Direkrut dari Monaco pada 2006 Maicon bermain di Inter hingga 2012 sebelum pergi ke Manchester City, Roma, dan pensiun bermain dengan Criciuma pada 2019.


6. Esteban Cambiasso - Gelandang Tengah

Bayern Munich's striker Thomas Mueller (

10 tahun membela Inter (2004-2014) setelah sebelumnya membela Real Madrid. Esteban Cambiasso gelandang bertahan yang sulit dilewati lawan dan selalu dapat diandalkan menjaga kekuatan lini tengah. Cambiasso pensiun pada 2017 dengan Olympiakos dan banting setir ke dunia kepelatihan.


7. Javier Zanetti - Gelandang Tengah

Inter Milan's Argentinian defender and c

Kini menjadi Wakil Presiden Inter Milan. Jabatan yang layak untuk legenda Inter yang memperkuat tim dari 1995 hingga 2014 setelah sebelumnya membela Talleres dan Banfield. Zanetti ada dalam daftar pemilik laga resmi terbanyak di Inter sebanyak 1.114 laga. Selama bermain di dapat bermain sebagai bek hingga gelandang bertahan.


8. Wesley Sneijder - Gelandang Serang

Inter Milan's Dutch midfielder Wesley Sn

Inter menjadi saksi penampilan prima gelandang serang asal Belanda yang pensiun pada 2019 dengan Al-Gharafa. Wesley Sneijder membela Inter pada medio 2009-2013 setelah sebelumnya memperkuat Real Madrid.


9. Goran Pandev - Penyerang Sayap Kiri

Bayern Munich's striker Thomas Mueller v

Mungkin satu-satunya pemain terbaik dari Makedonia Utara. Goran Pandev dapat bermain sebagai penyerang tengah atau sayap. Dia direkrut Inter dari Lazio pada 2010 dan bermain di sana selama dua tahun. Pandev acapkali membantu Inter di tengah kesulitan dalam pertandingan.


10. Diego Milito - Penyerang Tengah

Bastian Schweinsteiger,Diego Milito,Ivica Olic

Tajam bersama Real Zaragoza dan Genoa, Diego Milito semakin matang kala memperkuat Inter dari 2009 hingga 2014. Di tahun 2010 dia menjadi top skor dan mencetak dua gol ke gawang Bayern. Pasca pensiun pada 2016 dengan Racing Club, saudara kandung Gabriel Milito itu menjadi pandit sepak bola.


11. Samuel Eto'o - Penyerang Sayap Kanan

Holger Badstuber,Bayern Muenchen

Publik sudah tentu tidak asing dengan nama ini lagi. Keluar sebagai legenda dari Barcelona Samuel Eto'o melanjutkan tuahnya bersama Mourinho di Inter (2009-2011). Eto'o bisa berperan sebagai penyerang sayap dan tengah. Dia pensiun pada 2019 dengan Qatar SC dan menapaki karier sebagai pelatih.