Penyebaran virus Corona terus memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan di berbagai negara. Covid-19 sudah masuk ke 199 negara dengan jumlah kasus dan korban jiwa yang terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Sepakbola juga mendapatkan dampak yang besar akibat berbagai pertandingan dan kompetisi yang terpaksa ditunda.


Italia menjadi salah satu negara dengan dampak terparah dengan catatan 128.948 kasus dan 15.887 korban jiwa. Penetapan kebijakan lockdown di negara tersebut dilakukan setelah kondisi menjadi semakin parah dan rangkaian kompetisi Serie A dan tingkat lainnya ditunda hingga waktu yang belum dapat ditentukan.


Keadaan ini memberikan dampak finansial yang signifikan bagi seluruh klub akibat hilangnya pemasukan dari pertandingan dan juga hak siar. Setelah mengadakan pertemuan, Serie A mencapai kesepakatan dengan 19 klub (selain Juventus yang sudah terlebih dahulu melakukannya), untuk memotong gaji pemain senior.


“Berdasarkan pengurangan kegiatan pekerjaan di Italia dan berbagai negara lainnya, Serie A telah mengambil keputusan, yang tidak berlaku untuk Juventus yang sudah terlebih dahulu melakukannya, untuk membatasi gaji bagi pelatih, pemain, dan staff tim utama lainnya. Tindakan ini diperlukan untuk menjaga masa depan dari seluruh sistem sepakbola Italia, dengan pemotongan berupa 1/3 gaji tahunan apabila musim tidak dapat dilanjutkan dan 1/6 dari gaji tahunan apabila dapat diselesaikan,” ucap pernyataan Serie A yang dikutip dari Football Italia.


Pihak klub akan menyampaikan kesepakatan mereka dengan segala pihak yang terlibat di dalam tim mereka, berdasarkan kontrak dan nilai gaji yang dimiliki setiap pemain, pelatih, dan staff mereka masing-masing.