Penyebaran virus Corona terus memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan di berbagai negara. Covid-19 sudah masuk ke 199 negara dengan jumlah kasus dan korban jiwa yang terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Sepakbola juga mendapatkan dampak yang besar akibat berbagai pertandingan dan kompetisi yang terpaksa ditunda.


Italia menjadi salah satu negara yang mendapatkan sorotan tinggi saat ini dengan 119.827 kasus dan 14.681 korban jiwa. Kondisi di Italia sebagai salah satu negara dengan tingkat penyebaran tinggi membuat Serie A ditunda dalam waktu yang cukup lama. Keadaan ini menghasilkan pendapat yang beragam terkait solusi yang dapat diambil untuk menyelesaikan musim 2019/20.


Setelah menjalani pertemuan dengan wakil dari 20 klub peserta, Serie A kini telah mengambil keputusan untuk menunda rangkaian kompetisi 2019/20 hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Pengelola liga di Italia menegaskan bahwa kompetisi akan kembali dilanjutkan ketika mendapatkan dukungan dari lembaga kesehatan yang berwenang.


“Terkait kelanjutan sisa kompetisi Serie A dan Coppa Italia, kami hanya akan mempertimbangkannya saat kondisi kesehatan memungkinkan, mengikuti keputusan pemerintah dan juga menjaga kesehatan dari seluruh pemain terkait. Menghadapi skenario dan situasi yang belum dapat dipastikan, pihak liga, dan seluruh klub, akan terus menganalisa dampak dari segi finansial, medis, regulasi, olahraga, dan perkiraan risiko untuk klub dan liga dalam beberapa hari ke depan,” ucap pernyataan yang dikutip dari Football Italia.


UEFA selaku asosiasi sepakbola Eropa sudah mengingatkan kewajiban untuk menyelesaikan sisa kompetisi musim 2019/20, dengan adanya peluang untuk mencoret klub yang seharusnya dapat berpartisipasi dalam kompetisi Liga Champions dan Liga Europa musim berikutnya apabila tidak dapat menyelesaikan sisa musim ini.