Pemain Timnas Indonesia Saddil Ramdani kembali menghiasi pemberitaan media lokal. Dahulu dia pernah dilaporkan karena disinyalir menganiaya pacarnya, kini hal serupa terjadi kembali di kampung halamannya Kendari, Sulawesi Tenggara.


Di tengah wabah virus corona yang menyerang dunia dan juga Indonesia, Saddil disinyalir menganiaya kerabat pelapor yang bernama Irwan. Itu ada dalam surat nomor 109/III/2020/Res Kendari Polres Kendari.

Menanggapi isu tersebut pihak Bhayangkara FC menyerahkan segala penyelidikan kepada Polres Kendari dan baru setelahnya membicarakan secara internal.


"Kami menyerahkan proses hukum kepada Polres Kendari," kata AKBP I Nyoman Yogi Hermawan selaku manajer Bhayangkara FC, dikutip dari laman resmi klub.


"Kami tunggu proses penyeledikan pihak berwajib. Setelah itu, kami akan membahasnya dalam rapat manajemen," tambah dia.

Apabila bersalah maka Saddil dapat dihukum berat dari hukuman pihak kepolisian dan juga klub, apalagi The Guardian - julukan Bhayangkara - memiliki aturan di Pasal 12 poin 2.a yang dapat mengakhiri kontraknya dengan klub apabila pemain terjerat hukum pidana.