Penjaga gawang Barcelona Marc-Andre ter Stegen mengaku terkesima dengan atmosfer San Paolo, markas Napoli. Kiper berusia 27 tahun sudah sempat merasakannya ketika bermain di leg satu 16 besar Liga Champions 2019/20.


Leg satu berlangsung di San Paolo pada 26 Februari 2020 dengan hasil akhir 1-1, lalu leg kedua ditunda karena wabah virus corona. Kendati demikian Ter Stegen sudah merasakan atmosfer panas di San Paolo dan menyukainya.

"San Paolo tidak terlalu modern, itu benar, tetapi stadion memiliki sesuatu yang istimewa. Anda merasakan tekanan dari para penggemar, mereka memainkan peran penting," ucap Ter Stegen menceritakan atmosfer di San Paolo, dilansir dari Football-Italia.


"Saya suka pertandingan semacam ini, seperti pertandingan melawan Athletic Bilbao. Pertandingan saat Anda bermain di depan para penggemar yang benar-benar mendukung skuad," tambah dia.


Berada di Barcelona sejak 2014 pasca pindah dari Borussia Monchengladbach, Ter Stegen dapat membedakan atmosfer penonton di Camp Nou dengan di Jerman.

"Ini unik, ada mentalitas yang berbeda. Di Jerman mereka bernyanyi lebih banyak, sementara para penggemar Barcelona menghargai detailnya," imbuh Ter Stegen.


"Mereka senang dengan permainan. Saya suka ketika mereka menyanyikan nama (Frenkie) de Jong misalnya, setelah dia membuat gerakan individu yang bagus," pungkas dia.