Manchester City mendapatkan sanksi yang membuat mereka tidak dapat tampil dalam kompetisi tingkat Eropa selama dua musim (Liga Champions dan Liga Europa). Klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu berpeluang besar kehilangan kesempatan mengikuti Liga Champions pada musim 2020/21 meskipun sudah mengajukan banding kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).


Pep Guardiola,Mikel Arteta

Man City memang sudah memastikan bahwa mereka akan mengajukan banding kepada CAS. Namun penyebaran virus Corona yang sudah masuk ke 199 negara membuat proses banding yang diajukan oleh klub tersebut dapat ditunda hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Keadaan ini membuat kemungkinan City untuk berpartisipasi dalam kompetisi Liga Champions musim depan menjadi semakin tidak pasti.


Kondisi ini kembali mendapatkan sorotan setelah terdapat kabar yang menyatakan bahwa delapan klub Liga Primer Inggris ingin sanksi tersebut tetap berlaku musim depan. Delapan klub tersebut diklaim terdiri dari Liverpool, Manchester United, Arsenal, Chelsea, Wolverhampton Wanderers, Leicester City, Burnley, dan Tottenham Hotspur.


Daily Mirror mengabarkan bahwa Man City menganggap Arsenal sebagai pihak yang memimpin inisiatif dari delapan klub tersebut untuk menyampaikan keinginan mereka kepada CAS. The Gunners diklaim akan membantah klain City apabila mereka mendapatkan pertanyaan terkait spekulasi tersebut secara langsung.