Kedatangan Theo Hernandez ke Milan dari Real Madrid menjadi salah satu momen yang mendapatkan sorotan tinggi pada bursa transfer musim panas 2019. Pemain yang berposisi sebagai bek kiri itu dianggap memiliki potensi yang tinggi namun mengalami kesulitan untuk mengembangkannya dalam beberapa musim terakhir akibat cedera dan inkonsistensi.


Milan diharapkan menjadi tim yang dapat memberikan kesempatan bagi Theo Hernandez untuk membangkitkan kariernya. Pemain berusia 22 tahun itu mampu menjadi bagian penting dari skuat Rossoneri sepanjang musim 2019/20, dengan kontribusi berupa lima gol dalam 22 pertandingan Serie A yang dijalani timnya. Theo Hernandez juga menggeser Ricardo Rodriguez sebagai bek kiri utama.


AC Milan v Udinese Calcio - Serie A

Setelah didatangkan dengan nilai transfer 20 juta euro pada bursa transfer musim panas 2019, Milan dianggap dapat memiliki pemain yang berpotensi menjadi salah satu bek kiri terbaik di dunia. Anggapan tersebut disampaikan oleh agen Theo Hernandez, Manuel Garcia Quilon.


“Theo (Hernandez) datang ke Real Madrid ketika ia masih terlalu muda dan mungkin mereka tidak memiliki kesabaran yang memadai untuk mengembangkan potensinya. Pemain-pemain berkualitas harus dihadapi dengan kesabaran yang tinggi dan diberikan waktu. Hal itu tidak diperoleh Theo Hernandez ketika berada di Real Madrid.”


“Klub seperti Real Madrid mengutamakan pemain yang sudah siap memberikan dampak yang instan. Hal ini membuat berbagai pemain dapat pindah ke tim lain untuk mengembangkan kemampuan mereka. Apabila Theo tetap berada di jalur yang tepat, dan mendapatkan dukungan dari Milan, ia dapat menjadi salah satu bek kiri terbaik di dunia,” ujar Manuel Garcia Quilon dalam wawancara yang dikutip dari Football Italia.


Garcia Quilon juga menganggap bahwa valuasi Theo Hernandez dapat meningkat secara signifikan apabila pemain Timnas Prancis itu dapat meningkatkan konsistensinya seiring dengan berjalannya waktu.