Henrikh Mkhitaryan mendapatkan ekspektasi tinggi sejak bergabung dengan AS Roma dari Arsenal sebagai pemain pinjaman pada bursa transfer musim panas 2019. Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu bergabung dengan Roma setelah tidak masuk dalam rencana yang digunakan oleh manajer yang kini sudah dipecat oleh Arsenal, Unai Emery.


Meskipun diharapkan dapat menjadi bagian penting dari skuat Roma, Mkhitaryan mendapatkan masalah yang signifikan dalam awal kariernya dengan klub ibu kota Italia tersebut. Mantan pemain Borussia Dortmund itu mendapatkan permasalahan cedera yang membuatnya tidak dapat berbuat banyak bagi tim asuhan Paulo Fonseca tersebut.


UEFA Europa League"KAA Gent v AS Roma"

Setelah mendapatkan peningkatan dalam beberapa bulan terakhir, Mkhitaryan mengakui bahwa ia lebih menikmati pengalamannya di Roma ketimbang dengan Arsenal. Pemain asal Armenia itu mendapatkan pengalaman yang lebih positif dari metode kepelatihan Paulo Fonseca dibandingkan dengan apa yang dialaminya dengan Unai Emery dengan The Gunners.


“Ketika saya berada di Arsenal, saya mendapatkan ekspektasi yang berbeda dari pelatih (Unai Emery), ekspektasi yang saya rasakan di Roma berbeda dengan apa yang saya rasakan sebelumnya. Filosofi permainan Unai Emery berbeda dengan apa yang diterapkan oleh Paulo Fonseca, tetapi saya merasa lebih senang di sini karena permainan yang diterapkan lebih cocok dengan kemampuan saya,” ujar Henrikh Mkhitaryan dalam wawancara yang dikutip dari Football Italia.


Mkhitaryan merasa lebih senang dengan skema permainan yang diterapkan Roma karena Fonseca menerapkan taktik yang lebih agresif, dengan keinginan untuk selalu memiliki penguasaan bola yang tinggi.