Penyebaran virus Corona terus memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat di berbagai belahan dunia. Jumlah kasus yang dilaporkan dan catatan korban yang terus meningkat membuat kondisi menjadi semakin buruk. Sepak bola juga terus mendapatkan sorotan terkait langkah yang diambil akibat adanya berbagai pertandingan dan kompetisi yang terpaksa ditunda.


Spanyol saat ini menjadi salah satu negara yang mendapatkan dampak yang tinggi dari penyebaran COVID-19. Saat ini terdapat 49515 kasus yang dilaporkan dan 3647 korban jiwa. Pemerintah di negara tersebut juga sudah menerapkan kebijakan lockdown sebagai upaya untuk mengurangi penyebaran dan beban kepada layanan kesehatan di berbagai wilayah.


FBL-ESP-PRESSER

La Liga dan kompetisi lainnya di Spanyol sudah ditunda hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Walau belum terdapat kejelasan, Luis Rubiales selaku presiden RFEF (Asosiasi Sepakbola Spanyol) menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah untuk menyelesaikan rangkaian kompetisi musim 2019/20.


“Prioritas saat ini adalah untuk menyelesaikan musim 2019/20. Kami tidak dapat membuat tim terdegradasi begitu saja. Sementara tim yang akan mendapatkan promosi harus memperolehnya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Terdapat ratusan tim yang berharap dapat menyelesaikan musim ini. Ketika negara ini sudah mulai pulih, maka itu menjadi kesempatan untuk menyelesaikan musim,” ujar Luis Rubiales dalam pernyataan yang dikutip dari Goal.


Rubiales berharap bahwa perkiraan yang disampaikannya adalah sebuah kesalahan, dan kompetisi di Spanyol dapat berlanjut pada Mei. Rubiales juga mengatakan terdapat kemungkinan untuk memperpanjang kalender kompetisi bergantung dengan keadaan di Spanyol.