Kompetisi ​Liga Indonesia selalu menjadi hal yang menarik untuk dibicarakan di setiap musim, selain persaingan di antara klub peserta, hadirnya pemain asing juga tidak bisa luput dari perhatian publik, maklum saja, setiap tim pasti berlomba-lomba untuk mendatangkan legiun asing ternama sekaligus berkualitas.


Jika di tahun 2017 publik dihebohkan dengan kedatangan Michael Essien ke Persib Bandung dan kini di tahun 2020 Persija sukses mendatangkan eks pemain​ Juventus, Marco Motta, sebelumnya sudah ada peman asal Italia yang juga mengadu nasib di tanah air, yakni Simone Quintieri.


Pemain berposisi gelandang itu mulai berkarier bersama Semarang United pada tahun 2011, dua tahun berselang dia hengkang ke PSIS. Sempat mengadu nasib di Amerika Serikat, Quintieri kembali ke Indonesia dan membela Sriwijaya FC selama lima bulan.

Pria berusia 38 tahun itu sepertinya tidak bisa melupakan pengalamannya berkarier di Indonesia, Quintieri benar-benar terkesan dengan dukungan para penggemar dan memiliki harapan untuk bisa menukangi Garuda suatu hari nanti.


"Saya menganggap Indonesia sebagai rumah kedua. Masyarakat di sana sangatlah luar biasa dan saya juga memiliki banyak teman. Saat saya kembali ke sana bersama Del Piero tahun lalu, para penggemar menyambut saya dengan hangat. Benar-benar sulit dipercaya," ungkap Quintieri seperti dalam wawancara ekslusif bersama ​90MiN.


"Saat ini saya baru memulai karier sebagai pelatih, tetapi saya sudah memiliki target dan keinginan untuk bisa melatih tim nasional Indonesia dan mengantarkan mereka ke Piala Dunia," tambah dia.

Patut ditunggu apakah pria kelahiran Cosenza, Italia itu bisa mewujudkan targetnya menukangi Saddil Ramdani dan kawan-kawan, namun sepertinya hal tersebut tak bisa terwujud dalam waktu dekat, mengingat Shin Tae Yong diikat kontrak empat tahun hingga 2023.