Rangkaian kompetisi Liga Champions 2019/20 sudah memasuki babak 16 besar dan terdapat cukup banyak kejutan yang terjadi dalam kompetisi tertinggi di tingkat klub dalam sepak bola Eropa itu. Terdapat tim dengan ekspektasi tinggi yang tidak dapat lolos ke babak 16 besar, atau tim yang sama sekali tidak diunggulkan namun dapat lolos dari grup.


Berikut adalah lima tim kejutan dalam kompetisi Liga Champions 2019/20.


  • RB Leipzig

Timo Werner,Christopher Nkunku,Nordi Mukiele

Mengingat Leipzig adalah tim yang memiliki modal tinggi di Jerman dan sering mendapatkan sorotan negatif akibat aspek ini, Leipzig menjalani kompetisi ini dengan ekspektasi yang tinggi. Hal yang mengejutkan dari keberhasilan tim asuhan Julian Nagelsmann itu adalah kualitas dari permainan dan kedalaman taktik yang mereka gunakan untuk lolos ke babak 16 besar.


Kemenangan 1-0 yang mereka raih atas Tottenham Hotspur membuktikan bahwa tim yang minim pengalaman seperti Leipzig dapat meraih kesuksesan di tingkat puncak.


  • Napoli

Dries Mertens,Lorenzo Insigne

Napoli adalah salah satu klub yang mampu mengisi papan atas sepak bola Italia dalam beberapa musim terakhir. Namun mereka mengalami kesulitan yang tinggi musim ini yang membuat Carlo Ancelotti dipecat dan digantikan oleh Gennaro Gattuso.


Walau terdapat permasalahan yang tinggi di luar lapangan, kehadiran Gattuso membuat performa Il Partenopei menjadi relatif stabil. Perkembangan taktik mereka terlihat jelas dalam pertandingan kontra Barcelona yang berakhir dengan skor imbang 1-1 di Stadio San Paolo.


  • Olympique Lyonnais

Bruno Guimaraes,Fernando Marcal,Martin Terrier,Marcelo

Lyon termasuk dalam salah satu klub di Prancis yang mendapatkan permasalahan tinggi musim ini. Kesulitan untuk tampil konsisten membuat legenda klub, Sylvinho, kehilangan jabatannya. Rudi Garcia yang datang sebagai pengganti mendapatkan sambutan yang sangat negatif.


Lyon tidak diunggulkan ketika berhadapan dengan Juventus dalam babak 16 besar, namun dapat meraih kemenangan dengan skor 1-0 dalam leg pertama atas tim asuhan Maurizio Sarri tersebut.


  • Valencia

Chelsea FC v Valencia CF: Group H - UEFA Champions League

Permasalahan di luar lapangan adalah aspek yang sinonim dengan Valencia dalam beberapa tahun terakhir. Pergantian pelatih dari Marcelino Garcia Toral ke Albert Celades membuat pendukung Los Che sama sekali tidak dapat merasa optimistis. Namun mereka berhasil lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup.


Kekalahan 1-4 dari Atalanta dalam leg pertama babak 16 besar berpeluang besar menutup perjalanan Valencia musim ini, namun mereka masih memiliki peluang rendah untuk bangkit di Estadio Mestalla.


  • Atalanta

Josip Ilicic

Perjalanan Atalanta dalam dua musim terakhir menjadi bukti dari apa yang dapat dicapai apabila sebuah tim memiliki sinergi dari segi manajemen dan sektor kepelatihan. Kinerja Gian Piero Gasperini sebagai pelatih mendapatkan ujian yang berat ketika mereka memulai perjalanan musim ini di fase grup dengan mendapatkan tiga kekalahan, namun mereka bangkit dan lolos ke babak 16 besar.


Atalanta menjaga peluang untuk melanjutkan kisah apik mereka setelah mendapatkan kemenangan 4-1 atas Valencia dalam leg pertama babak 16 besar.