Penyerang Chelsea, Olivier Giroud, menilai misi membalikkan agregat gol 0-3 dari Bayern Munchen bukanlah perkara mudah, bahkan hampir mustahil. Kendati demikian menurutnya, The Blues seharusnya dapat bermain tanpa beban di Jerman.


Chelsea kalah 0-3 dari Bayern di leg pertama 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu (26/02) dini hari WIB, melalui dua gol Serge Gnabry dan satu gol Robert Lewandowski. Situasi itu semakin sulit karena ketiganya dihitung gol tandang.


Apabila ingin lolos langsung ke fase berikutnya, Chelsea harus menang 4-0 atas Bayern di Allianz Arena. Tidak mudah melakukannya di markas Bayern. Menang 2-0 pun tidak cukup bagi Chelsea.

Giroud tahu situasi tersebut menyulitkan timnya. Akan tapi, pemain berusia 33 tahun yakin Chelsea masih punya peluang membalikkan agregat gol itu jika bermain tanpa beban di Allianz Arena.


"Itu (membalikkan agregat gol) hampir mustahil. Kami harus pergi ke sana (Allianz Arena) dengan keyakinan, untuk percaya bahwa kami dapat mencetak gol. Anda tidak pernah tahu. Mereka mencetak tiga di sini, jadi kami harus pergi ke sana dan mencetak tiga dan tidak kebobolan. Saya tidak bercanda," terang Giroud, dikutip dari Goal.

Olivier Giroud,David Alaba

"Jadi, kami tidak memiliki beban, kami akan memainkan permainan kami mungkin dengan lebih banyak kebebasan. Mereka adalah tim dengan banyak pengalaman. Ketika saya berada di lapangan saya berpikir 'semuanya begitu lancar'."


"Mereka telah bermain bersama untuk waktu yang sangat lama, mereka memiliki pemahaman yang sangat baik satu sama lain. Mereka bermain dengan baik dan Anda harus mengakuinya. Tetapi Anda tidak harus menundukkan kepala dan kami harus bangkit kembali secepatnya.


Bayern asuhan Hans-Dieter Flick dihuni banyak pemain berpengalaman. Hal tersebut menjadi pembeda dengan Chelsea arahan Frank Lampard yang berisikan skuad muda.

"Mereka adalah tim yang lebih baik sehingga jelas terlihat (ketika bertanding). Kami perlu bergerak dan fokus pada apa yang berikutnya sekarang, bahkan jika di babak pertama kami bisa melakukan yang lebih baik karena kami memiliki peluang untuk mencetak gol," tambah Giroud.


"Tetapi ketika Anda kebobolan dua gol dalam empat menit, sangat sulit untuk kembali secara psikologis, untuk mengubah permainan. Mereka memainkan permainan yang sangat bagus dan mereka adalah tim yang sangat bagus," pungkas dia.


Leg kedua akan berlangsung pada 19 Maret 2020 pukul 03.00 dini hari WIB.