Mantan pemain Liverpool, Paul Ince, khawatir The Reds akan menjadi korban dari kesuksesannya sendiri di masa depan. Jika itu terjadi, sulit bagi mereka untuk mempertahankan pemain-pemain andalan mereka seperti Virgil van Dijk, apalagi jika Barcelona dan Real Madrid mengincarnya.


Liverpool menuai hasil jerih payah di tahun kelima Jurgen Klopp melatih klub. Usai meraih titel Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antar Klub, Liverpool semakin dekat mengakhiri penantian titel Liga Primer Inggris yang terakhir diraih pada 1990 (masih dengan format Divisi Satu).


Paul Ince, eks pemain Liverpool periode 1997-1999, mengapresiasi kehebatan Liverpool yang tak pernah kalah sejauh ini di Liga Primer. Namun, konsistensi Liverpool masih harus diuji selama beberapa tahun ke depan.

"Saya pikir apa yang mereka (Liverpool) lakukan itu hebat - para pemain dan Klopp - tetapi tim-tim hebat memenangkan piala tahun demi tahun (konsisten)," tutur Ince, dikutip dari Goal.


“Mereka punya peluang besar untuk melakukan itu, tetapi kami perlu melihat ke belakang dalam beberapa tahun untuk melihat apa yang telah mereka lakukan untuk mengatakan bahwa itu adalah tim Liverpool yang hebat."

Berkaca dari kepergian Philippe Coutinho ke Barcelona (kini sang pemain di Bayern Munchen), Ince khawatir hal yang sama terjadi kepada Van Dijk jika ia serius diminati Barcelona dan Real Madrid.


“Jelas sekarang ini pertanyaan tentang bagaimana mereka menjadi lebih baik di masa depan, itu sulit karena mereka punya beberapa pemain muda yang menarik yang hanya akan meningkat tetapi dalam sepak bola hal-hal berubah - kita melihat bahwa dengan Philippe Coutinho, tiba-tiba seseorang seperti Barcelona datang masuk dan mereka pergi," tambah Ince.

“Ini kasus menjaga pemain-pemain terbaik di Liverpool."


"Apakah seseorang akan datang untuk Van Dijk? Ketika Barcelona atau Real Madrid mengetuk pintu (coba merekrut pemain), sulit untuk mengatakan tidak."


“Itulah hal tentang menjadi korban dari kesuksesan Anda sendiri, ketika Anda melakukan begitu banyak hal hebat seperti Liverpool melakukannya mengingatkan klub besar lainnya seperti Barcelona atau Madrid,” pungkas Ince.