Karier yang dijalani oleh Ernesto Valverde mendapatkan sorotan yang tinggi sepanjang musim 2019/20 dengan Barcelona. Pelatih asal Spanyol itu menjalani awal musim dengan berbagai inkonsistensi dalam performa yang ditunjukkan oleh para pemainnya, dan pada akhirnya dipecat pada Januari 2020 untuk digantikan oleh Quique Setien. Valverde meninggalkan Camp Nou dengan berbagai kritik mengenai skema permainan dan taktik yang digunakannya.


Valverde memang dikenal sebagai pelatih yang menggunakan skema permainan yang konservatif, dan kondisi itu membuatnya mendapatkan respon yang negatif sepanjang kariernya dengan Azulgrana. Saat ini mantan pelatih utama Athletic Bilbao itu belum melanjutkan karier kepelatihannya setelah mendapatkan dua titel La Liga dan satu Copa del Rey dalam kariernya dengan Barca.


Ernesto Valverde

Valverde mengakui bahwa ia sering mendapatkan pertanyaan mengenai kemungkinan untuk melanjutkan kariernya di Liga Primer Inggris. Namun pelatih berusia 56 tahun itu lebih memilih untuk melanjutkan kariernya di Australia dibandingkan dengan Inggris.


“Kadang saya mendapatkan pertanyaan apakah saya tertarik untuk melanjutkan karier di Liga Primer Inggris. Setiap mendapatkan pertanyaan seperti itu saya mengatakan bahwa saya memiliki minat untuk melanjutkan karier saya di Australia. Karier dalam sepak bola tidak berlangsung selamanya dan kadang kita harus memikirkan kemungkinan untuk menjalani karier dan kehidupan di tempat yang tidak lazim,” ujar Ernesto Valverde dalam wawancara yang dikutip dari Goal.


Valverde juga menyoroti keputusan yang diambil oleh legenda Barcelona, Andres Iniesta, yang meninggalkan Camp Nou untuk melanjutkan kariernya di Jepang dengan Vissel Kobe. Valverde memberikan pujian kepada Iniesta yang menjalani kesempatan untuk merasakan kehidupan di negara baru dan mengalami budaya yang berbeda.