Setiap klub di Eropa memiliki rencana tersendiri soal pemain-pemain yang ingin direkrut di bursa transfer pemain, baik itu di bursa transfer musim panas atau musim dingin. Bagi beberapa klub, tidak masalah jika mereka merekrut sederet pemain hanya di satu jendela transfer.


Meski saat ini telah diberlakukan aturan FFP (Financial Fair Play), beberapa klub tetap bisa belanja banyak pemain selama pengeluaran tidak lebih besar dari finansial klub di angka-angka tertentu.


Berikut 90min.com merangkum tujuh klub yang pernah mendatangkan banyak pemain hanya di satu bursa transfer pemain:


1. AC Milan

Ricardo Rodriguez,Mateo Pablo Musacchio

2017-18 jadi musim tersibuk tim peraih tujuh titel Liga Champions ini. Bagaimana tidak, di bawah era kepemimpinan Li Yonghong, Rossoneri merekrut 11 pemain: Mateo Musacchio, Ricardo Rodriguez, Andre Silva, Hakan Calhanoglu, Andrea Conti, Przemyslaw Bargiel, Antonio Donnarumma, Leonardo Bonucci, Lucas Biglia, Tiago Dias, dan Sergio Sanchez Gioya.


Belum lagi mereka meminjam Frank Kessie, Fabio Borini, Nikola Kalinic, dan Jorgen Strand Larsen, dengan opsi permanen. Ironisnya, musim tidak berjalan baik.


Vincenzo Montella dipecat dan digantikan Gennaro Gattuso, lalu Milan gagal lolos Kualifikasi Liga Champions hingga akhirnya terkena FFP (Financial Fair Play). Bukti, membeli banyak pemain tak menjanjikan peningkatan signifikan.


2. Chelsea

Jose Mourinho,Arjan Robben,Petr Cech,Mateja Kezman

Pada awal kedatangan Jose Mourinho ke Stamford Bridge pada musim 2004/05, Chelsea langsung jor-joran belanja pemain dengan merekrut Paulo Ferreira, Petr Cech, Arjen Robben, Mateja Kezman, Didier Drogba, Tiago, Ricardo Carvalho, Nuno Morais, dan Jiri Jarosik.


Kesuksesan langsung diraih Chelsea kala mereka menjadi juara Liga Primer Inggris dan menjuarai Piala Liga. Di Liga Champions, The Blues mencapai semifinal.


3. Inter Milan

Wesley Sneijder,Samuel Eto'o

Pada musim panas dan Januari ini Inter sedianya masuk kategori pembelian pemain jor-joran. Di musim panas mereka merekrut Diego Godin, Valentino Lazaro, Lucien Agoume, Andrei Radu, Nicolo Barella, Stefano Sensi, Cristiano Biraghi, Alexis Sanchez, dan Romelu Lukaku.


Sementara di musim dingin sejauh ini telah merekrut Ashley Young, Victor Moses, dan Christian Eriksen. Bukan kali pertama saja Inter melakukannya di musim ini, pada musim 2009/10 yang berakhi treble winners, Inter juga banyak belanja pemain.


Diego Milito, Thiago Motta, Samuel Eto'o, Wesley Sneijder, Lucio merupakan rekrutan Inter di musim panas. Sebagian besar di antara mereka berkontribusi besar membantu tim meraih treble.


4. Arsenal

Nicolas Pepe

Musim panas 2019/20 bisa jadi penanda Arsenal yang keluar dari 'mainstream' dan jor-joran belanja pemain. Mereka merekrut William Saliba, Kieran Tierney, David Luiz, Gabriel Martinelli, Dani Ceballos, dan rekor transfer sebesar 72 juta poundsterling, Nicolas Pepe.


Performa Arsenal masih inkonsisten dan kesulitan bertarung merebutkan zona Liga Champions. The Gunners harus bermain di Liga Champions musim depan agar keuangan mereka tetap stabil.


5. Everton

FBL-EUR-C3-EVERTON-HAJDUK SPLIT

Ronald Koeman cukup dimanjakan dengan pemain-pemain yang diberikan manajemen pada musim panas 2017. Klub merogoh kocek untuk merekrut Davy Klaassen, Jordan Pickford, Michael Kane, Sandro Ramirez, dan Gylfi Sigurdsson. Plus Wayne Rooney, Cuco Martina, dan Boris Mathis yang direkrut gratis.


Akan tapi musim tak berjalan baik bagi Everton. Mereka tiga kali berganti manajer dari Ronald Koeman, David Unsworth, hingga Sam Allardyce. Everton finish di peringkat delapan Liga Primer Inggris meski telah memperkuat tim pada Januari dengan merekrut Theo Walcott dan Cenk Tosun.


6. Fulham

Andre-Frank Zambo Anguissa,Jean Michael Seri

Kembali ke Liga Primer Inggris pada musim 2018/19, Fulham dengan yakinnya jor-joran belanja pemain dari Jean Michael Seri, Ryan Babel, Andre Schurrle, Luciano Vietto, dan Calum Chambers - tiga pemain terakhir dipinjam.


Hasilnya tak sesuai harapan. Fulham mengganti manajer dari Slavisa Jokanovic ke Claudio Ranieri dan kemudian menunjuk Scott Parker sebagai manajer ketiga di musim itu. Pada akhirnya Fulham degradasi. Ironis.


7. Real Madrid

Rafael Van Der Vaart,Cristiano Ronaldo

Julukan Los Galacticos merujuk kepada kebiasaan Real Madrid dalam mengoleksi bintang-bintang Eropa dalam skuatnya. Pada musim panas 2009 Real Madrid merekrut sembilan pemain: Ezequiel Garay, Alvaro Arbeloa, Kaka, Cristiano Ronaldo, Xabi Alonso, Alvaro Negredo, Raul Albiol, Karim Benzema, dan Esteban Granero.


Beberapa nama di antaranya mengukir sejarah sebagai legenda Madrid dan Benzema masih bertahan sampai saat ini. 10 tahun berlalu, El Real kembali memulai proyek Los Galacticos di musim panas 2019.


Kali ini, mereka merekrut Eder Militao, Eden Hazard, Luka Jovic, Ferland Mendy, Rodrygo Goes, dan Takefusa Kubo, serta meminjam Alphonse Areola. Jadi, merekrut banyak pemain untuk Real Madrid merupakan hal yang lumrah terjadi.