Striker Inter Milan, Romelu Lukaku, membuat keputusan tepat dengan meninggalkan Manchester United di musim panas ini. Menurut penyerang asal Belgia itu, keputusannya pindah tepat dan baik untuk kedua belah pihak.


Romelu Lukaku, 26 tahun, pindah ke Inter Milan pada 2019 setelah dua tahun membela Setan Merah. Alasannya, Lukaku ingin jam bermain lebih banyak di klub lain dan Antonio Conte, pelatih Nerazzurri, sangat menginginkannya.

Keputusannya itu terbukti jitu, sebab Lukaku saat ini telah mencetak 14 gol di Serie A dan sedang berada di kondisi terbaiknya. Lukaku bercerita bagaimana kesulitannya musim lalu menjadi titik awal keputusannya untuk pindah ke klub lain.


"Saya pikir saya harus menemukan kembali diri saya sendiri. Musim lalu sulit bagi saya di sisi profesional, karena hal-hal tidak berjalan seperti yang saya inginkan dan saya juga tidak tampil bagus," ucap Lukaku bercerita, dikutip dari Sky Sports.

"Jadi saya harus menemukan di dalam diri saya apa yang kurang dan sampai pada kesimpulan bahwa sudah waktunya bagi saya untuk mengubah lingkungan."


Lukaku telah berbicara langsung kepada Ole Gunnar Solskjaer, manajer United, dan mengajukan permintaan transfer. Eks penyerang Chelsea dan Everton sadar sulit baginya bertahan, apalagi United lebih mengandalkan pemain-pemain muda untuk bermain.

"Saya membuat keputusan sekitar Maret, dan saya pergi ke kantor manajer (Ole Gunnar Solskjaer) dan mengatakan kepadanya sudah waktunya bagi saya untuk menemukan sesuatu yang lain," imbuh Lukaku.


"Saya tidak tampil bagus dan saya tidak bermain. Saya pikir lebih baik bagi kedua belah pihak untuk berpisah. Saya pikir saya membuat keputusan yang tepat."


"Manchester United telah memberi ruang bagi para pemain muda untuk datang jadi saya pikir itu adalah situasi yang saling menguntungkan bagi kami berdua," pungkas Lukaku.