Keputusan Barcelona untuk memecat Ernesto Valverde dan menggantikannya dengan Quique Setien mendapatkan sorotan tinggi. Kedua pelatih itu memiliki ciri khas permainan yang bertolak belakang. Setien dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan permainan atraktif dengan penguasaan bola yang tinggi seperti yang ditunjukkannya dengan Real Betis.


Masuknya pelatih asal Spanyol itu sebagai pengganti Valverde mengembalikan suasana positif ke Camp Nou. Setien diharapkan dapat membuat Barca kembali menggunakan permainan atraktif yang selama ini menjadi ciri khas mereka. Sebelumny Valverde dianggap membuat para pemainnya tampil terlalu konservatif dan sering mengalami kesulitan untuk menunjukkan performa yang konsisten.


Frenkie de Jong

Gelandang yang didatangkan Barca pada bursa transfer musim panas 2019, Frenkie de Jong, merasa bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan di antara kedua pelatih tersebut. Pemain asal Belanda itu merasa Setien baru memberikan perubahan yang terlihat secara jelas sejauh ini.


“Quique Setien tidak memberikan ekspektasi yang tinggi kepada saya. Hal yang sama juga saya rasakan ketika Ernesto Valverde masih menjadi pelatih, hal yang paling penting adalah menjaga penguasaan bola seperti apa yang selama ini diinginkan oleh Barcelona. Perubahan yang terjadi sejauh ini tidak terlihat secara jelas, tetapi niat utama saat ini adalah untuk selalu menjaga penguasaan bola.”


“Saya merasa senang karena saat ini saya dapat beradaptasi dengan relatif mudah, tetapi saya tahu saya dapat tampil lebih baik lagi. Saya juga merasa yakin kami dapat terus merasakan perkembangan secara keseluruhan sebagai sebuah tim dan kami akan terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu,” ujar Frenkie de Jong dalam pernyataan yang dikutip dari AS.


Kedatangan Setien sebagai pelatih utama baru diharapkan dapat membuat Azulgrana mendapatkan titel La Liga untuk tiga kali secara beruntun. Barca juga memiliki ambisi untuk mendapatkan gelar Champions League pertama sejak musim 2014/15.