Keputusan yang diambil oleh Arsenal untuk menunjuk Mikel Arteta sebagai manajer untuk menggantikan Unai Emery sempat membuat banyak pihak terkejut. Arteta belum memiliki pengalaman sebagai manajer setelah menjalani beberapa tahun terakhir sebagai asisten Pep Guardiola di Manchester City. Namun sejauh ini kedatangan Arteta memberikan dampak positif.


Saat ini The Gunners masih berada di peringkat kesepuluh klasemen sementara Liga Primer Inggris 2019/20. Mereka memiliki raihan 30 poin dari 24 pertandingan, dengan jarak sepuluh poin dari Chelsea yang berada di peringkat keempat. Klub London Utara itu memiliki ambisi untuk naik ke posisi empat besar agar dapat kembali mengikuti kompetisi Champions League musim depan.


Mikel Arteta

Mantan pemain Arsenal, Santi Cazorla, memberikan dukungan kepada Arteta untuk memperoleh kesuksesan dengan klub yang bermarkas di Emirates Stadium tersebut. Cazorla merasa yakin bahwa Arteta dapat menjadi pelatih yang hebat dan memberikan kesuksesan untuk klub pertama yang dilatih dalam kariernya sebagai pelatih di tingkat senior.


“Saya merasa yakin bahwa Mikel Arteta akan menjadi manajer yang luar biasa di masa depan. Bahkan ketika saya bermain dengannya, Arteta menunjukkan pengaruh yang besar sebagai pemimpin di dalam ruang ganti. Ada beberapa yang mengatakan bahwa keputusan yang diambil Arsenal memiliki risiko yang sangat tinggi, tetapi saya rasa keputusan itu adalah sesuatu yang masuk akal, ia juga pernah bekerja sama dengan Pep Guardiola.”


“Saya yakin Arteta akan berkembang menjadi manajer yang luar biasa. Saat ini manajer tidak dapat menjalani karier serupa seperti Arsene Wenger atau Sir Alex Ferguson. Saya tidak tahu berapa lama Arteta akan bekerja sama dengan Arsenal, tetapi saya dapat menyebutnya sebagai pilihan yang tepat dan dapat memberikan kesuksesan yang luar biasa,” ujar Santi Cazorla dalam wawancara kepada Goal.


Cazorla juga menambahkan penyesalan dalam kariernya terkait Arsenal. Gelandang asal Spanyol itu menyesal karena permasalahan cedera tidak dapat membuatnya menyampaikan perpisahan yang tepat kepada klub yang pernah dibelanya pada 2012 hingga 2018 itu.