​Sebelum bursa transfer musim dingin 2020 dibuka, ​Manchester United asuhan Ole Gunnar Solskjaer dikabarkan menjadi tim terdepan untuk bisa memboyong pemain muda berbakat asal Norwegia, Erling Haaland.

Performa apiknya bersama RB Salzburg di ajang Liga Champions 2019/20, nampaknya menjadi alasan utama mengapa Red Devils yang tengah mengalami krisis pemain pada sektor penyerangannya berminat memakai jasa Haaland.


Nahasnya, Man United ternyata gagal memboyong pemain berusia 19 tahun tersebut. Haaland memang tetap hengkang, namun dirinya memutuskan untuk hijrah ke klub asal ​Bundesliga, ​Borussia Dortmund dengan mahar 20 juta euro.


Usai gagal membawa Haaland ke Old Trafford, Solskjaer akhirnya memberikan alasannya yaitu tidak ingin dikontrol oleh agen dari pemain asal Norwegia itu, Mino Raiola yang gemar menaikkan klausul rilis kliennya.


"Sangat penting apabila kami memakai akal sehat itu penting. Ada hal lain juga ketika Anda merekrut pemain, bahwa Anda harus memegang kendali," ujar Solskjaer dikutip dari ​Goal.


"Anda tidak mau menyerahkan kendali ke tangan agen (Raiola) dengan memberi klausul dan lainnya. Itu sudah disebutkan. Maka dari itu, kami harus memegang kendali," tutupnya.


Nasib kurang baik kini tengah menghampiri Setan Merah terutama pada sektor penyerangannya. Solskjaer harus berpotensi kehilangan Marcus Rashford sampai akhir musim 2019/20 lantaran menderita cedera.