Manajer Manchester City, Pep Guardiola, kesal melihat pertahanan timnya yang gagal membendung winger lincah Crystal Palace, Wilfried Zaha. Pep Guardiola menilai timnya telah melakukan kesalahan yang berbuah gol di babak kedua.


Laga Manchester City kontra Crystal Palace di pekan 23 Liga Primer Inggris berlangsung di Emirates Stadium, Sabtu (18/01) malam WIB, dan berakhir dengan skor imbang 2-2. Dua gol City dicetak Sergio Aguero (82' dan 87'), sedangkan dua gol Palace dari Cenk Tosun (39') dan gol bunuh diri Fernandinho (90').

Gol Fernandinho tercipta kala ia coba menyapu bola dari umpan silang mendatar yang diberikan Zaha, pasca ia melewati satu-dua bek Man City. Melihat hal tersebut, Guardiola menilai lini belakang timnya gagal menghentikan pergerakan Zaha.


"Kami harus menghindari kesalahan yang kami buat pada gol kedua," kata Pep Guardiola, sebagaimana dilansir dari Goal. "Hanya saja, jangan biarkan Zaha berjalan, sesederhana itu. Dan kami 'membiarkannya' lewat.

"Tidak (gol bunuh diri Fernandinho bukan karena kehilangan konsentrasi), itu adalah keputusan. Konsentrasi selalu ada. Kami akan mencari solusinya dan membenahinya."


"Pada posisi itu kami perlu empat bek (sejajar) di sana dan tidak membiarkan mereka melakukan serangan balik," tambah manajer asal Spanyol tersebut.

Hasil imbang itu menempatkan Man City di urutan dua klasemen dengan raihan 48 poin, terpaut 13 poin dari Liverpool di puncak klasemen yang masih bermain dua laga lebih sedikit dan belum pernah kalah sejauh ini di Liga Primer Inggris.