​Serangkaian hasil buruk dan inkonsistensi yang dialami ​Tottenham Hotspur pada musim 2019/20 membuat pihak klub langsung mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan Mauricio Pochettino. Tak membuang waktu, Jose Mourinho kemudian ditunjuk jadi pelatih anyar dan menandatangani kontrak hingga musim 2022/23.


Tugas berat pun sudah menunggu pria yang juga sempat menukangi Chelsea itu, terlebih saat dirinya datang, ​Spurs menempati posisi 13 klasemen sementara.


Perlahan tapi pasti, pelatih asal Portugal itu berhasil mengantarkan timnya terus meraih poin penuh hingga akhirnya masuk ke posisi empat besar, namun kemudian mereka menelan kekalahan dari ​Manchester United​Chelsea, Southampton dan ​Liverpool, hasil ini kembali membuat Harry Kane dkk turun ke posisi delapan.

Walau masih menempati papan tengah, hal tersebut tak lantas membuat manajemen klub tidak menetapkan target tinggi. Menurut laporan ​Mirror, Mourinho diminta meloloskan The Lilywhites mengakhiri musim di posisi empat besar agar bisa tetap berlaga di Liga Champions 2020/21.


Andai bisa mewujudkan target yang sudah ditetapkan, ​Spurs disebut sudah menyiapkan bonus fantastis bagi pria yang juga sempat mengadu nasib di Spanyol bersama ​Real Madrid itu, bonus yang akan diterima pun mencapai angka dua juta poundsterling.


Hal ini berarti, Mourinho bakal menerima penghasilan senilai 17 juta poundsterling dalam semusim, mengingat pelatih berusia 56 tahun itu memang mendapatkan gaji sebesar 15 juta pound.

Rasanya memang tak mengejutkan jika pihak klub sangat berharap jika Spurs akan tetap berlaga di ​Liga Champions, selain kompetisi tersebut merupakan kompetisi paling bergengsi bagi klub-klub Eropa, mereka juga berpotensi mendapatkan banyak tambahan dana, setiap tim yang lolos ke fase grup akan mendapatkan uang senilai 13 juta pound.


​Tottenham akan mencoba meraih kemenagan dan berusaha memperbaiki posisinya di klasemen sementara saat melakoni partai tandang ke Vicarage Road, markas Watford, Sabtu (18/1).